Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan HR Rasuna Said, 109 Tiang Monorel Dibongkar

- Minggu, 21 Juni 2026 | 10:35 WIB
Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan HR Rasuna Said, 109 Tiang Monorel Dibongkar

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi meresmikan penataan Jalan HR Rasuna Said di Jakarta Selatan pada Minggu, 21 Juni 2026. Proyek ini menjadi babak baru bagi kawasan tersebut setelah seluruh tiang penyangga monorel yang selama ini berdiri dibongkar dan dipotong.

Penataan dilakukan di sepanjang 3,8 kilometer. Sebanyak 109 tiang monorel yang sebelumnya menjulang di sepanjang jalan utama itu telah dipotong habis. Pramono menyatakan bahwa pengerjaan proyek ini telah rampung dan jalan kini siap dioperasikan secara penuh.

"Secara resmi hari ini kita resmikan dan kita operasikan," ujar Pramono dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono mengungkapkan bahwa gagasan untuk menata Jalan Rasuna Said berasal dari mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso. Ia pun secara khusus mengundang pria yang akrab disapa Bang Yos itu untuk hadir dalam peresmian. Menurut Pramono, pemancangan tiang monorel pertama kali dilakukan pada era kepemimpinan Sutiyoso. Namun, kebijakan pemerintah pusat yang berubah dari rencana awal membangun monorel menjadi LRT menyebabkan proyek tersebut terbengkalai.

"Karena memang pemancangan pada waktu itu dilakukan di era beliau, tetapi karena perubahan kebijakan pemerintah pusat dari rencananya monorel menjadi LRT. Jadi bukan salah di beliau. Seribu persen bukan salah beliau karena perubahan kebijakan," jelasnya.

Pramono menambahkan, persoalan itu menjadi tanggung jawab siapa pun yang menjabat sebagai gubernur. "Kebetulan saya menjadi gubernur, saya bilang sama Bang Yos, 'Bang, bismillah akan saya selesaikan,' dan alhamdulillah hari ini selesai," imbuhnya.

Sementara itu, Pramono mengaku telah bertemu dengan sejumlah duta besar negara sahabat. Dalam pertemuan-pertemuan tersebut, topik yang paling sering dibahas adalah kondisi Jalan Rasuna Said. Ia menuturkan bahwa kawasan itu menjadi perhatian karena banyak kantor kedutaan besar berlokasi di sepanjang jalan tersebut.

"Mereka memberi apresiasi terhadap itu. Karena hampir di jalan ini yang paling utama adalah kantor-kantor kedutaan besar. Sehingga dengan demikian ini akan menjadi wajah baru Jakarta," ucapnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini