Ali Faathir Rayhan dan Devin Wahyudi Fokus Jaga Kondisi Jelang Final Macau Open 2026

- Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB
Ali Faathir Rayhan dan Devin Wahyudi Fokus Jaga Kondisi Jelang Final Macau Open 2026

Pasangan ganda putra Indonesia, Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudi, memilih untuk tidak memusingkan calon lawan setelah memastikan tiket ke partai puncak turnamen Macau Open 2026. Keduanya lebih berkonsentrasi menjaga kebugaran fisik dan mental demi menghadapi laga penentuan.

Ali dan Devin melangkah ke final setelah menundukkan pasangan Malaysia, Low Hang Yee dan Ng Eng Cheong, di babak semifinal. Bertanding di Macau East Asian Games Dome pada Sabtu (20/6/2026), unggulan keempat itu menang meyakinkan dengan skor 21-12 dan 21-12.

Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah bagi Ali dan Devin. Untuk pertama kalinya, mereka berhasil menembus final turnamen level BWF Super 300.

Meski torehan itu patut dibanggakan, keduanya memilih tidak larut dalam euforia. Fokus utama mereka tetap tertuju pada pertandingan terakhir yang akan menentukan gelar juara.

Menurut Devin, persiapan menuju final tidak akan jauh berbeda dari laga-laga sebelumnya. Ia menilai pemulihan kondisi menjadi faktor paling krusial sebelum kembali bertanding.

“Untuk final persiapannya, istirahat yang bagus, recovery yang bagus, dan yang paling penting pikirannya enjoy aja. Kalau masalah ketemu siapa, lawan siapa aja saya siap,” ujarnya.

Sikap tersebut mencerminkan kepercayaan diri yang tinggi dari pasangan muda Indonesia itu. Ali dan Devin enggan menghabiskan energi untuk menganalisis kekuatan calon lawan.

Sebelumnya, mereka tampil dominan saat menghadapi Low dan Ng. Permainan agresif serta strategi yang diterapkan membuat pasangan Malaysia kesulitan mengembangkan pola permainan.

Ali dan Devin bahkan mampu mengendalikan jalannya pertandingan sejak awal hingga akhir. Kemenangan dua gim langsung menjadi bukti efektivitas gaya bermain yang mereka usung.

Devin mengungkapkan, salah satu kunci keberhasilan pada semifinal adalah bermain lepas tanpa terbebani target kemenangan. Ia dan Ali hanya berusaha menampilkan permainan terbaik di lapangan.

“Alhamdulillah bisa bermain tanpa cedera dan menampilkan permainan terbaik. Tadi kami cuma bermain se-enjoy mungkin dan menikmati pertandingannya. Kami tidak mau berpikir menang kalah dulu, melainkan berpikir main bagus dulu aja,” tuturnya.

Kini, Ali dan Devin tinggal selangkah lagi meraih gelar Macau Open 2026. Dengan modal kepercayaan diri yang tinggi serta kondisi yang terus dijaga, pasangan Indonesia itu siap menghadapi siapa pun di seberang net pada laga final.

Di partai puncak, Ali dan Devin yang merupakan unggulan keempat akan berhadapan dengan duo Korea Selatan, Jin Yong dan Lee Jongmin, pada Minggu (21/6/2026).

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags