Kebakaran Gudang Makanan Beku di Los Angeles Belum Padam, Status Darurat Ditetapkan

- Minggu, 21 Juni 2026 | 09:10 WIB
Kebakaran Gudang Makanan Beku di Los Angeles Belum Padam, Status Darurat Ditetapkan

Kebakaran hebat melanda sebuah gudang makanan beku di Los Angeles, Amerika Serikat, sejak Rabu sore waktu setempat dan hingga kini belum berhasil dipadamkan sepenuhnya, mendorong pemerintah kota menetapkan status darurat. Wali Kota Los Angeles, Karen Bass, menyatakan bahwa insiden ini berskala besar dan melibatkan banyak yurisdiksi, sehingga penetapan darurat diperlukan untuk memastikan kota memiliki seluruh sumber daya yang dibutuhkan dalam penanganan.

Gudang seluas 46.400 meter persegi yang berlokasi di Boyle Heights, kawasan pemukiman beragam di Los Angeles timur, pertama kali terbakar pada Rabu sore. Menurut keterangan pejabat berwenang, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran amonia, sementara melelehnya panel surya di atap bangunan justru mempersulit upaya pemadaman. Meskipun api di dalam gudang telah berhasil dipadamkan, kobaran api terus berkobar dan menghasilkan asap tebal berbau plastik terbakar yang menyebar ke sebagian besar wilayah kota.

Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles mengimbau masyarakat untuk membatasi paparan asap sebanyak mungkin. Sejak awal kejadian, warga di sekitar gudang diperingatkan untuk berlindung di dalam rumah dan menutup rapat jendela. Pihak berwenang bahkan membuka pusat bantuan 24 jam bagi warga yang tidak dapat menghindari paparan asap. Namun, petugas pemadam kebakaran kemudian mencabut perintah tersebut setelah menyatakan bahwa asap yang dihasilkan tidak beracun atau tidak berbeda dari kebakaran bangunan biasa.

Sementara itu, pejabat kualitas udara tetap mengeluarkan peringatan bagi masyarakat di daerah terdampak untuk menghindari aktivitas di luar ruangan. Anggota Dewan Kota Ysabel Jurado, yang mewakili distrik tempat kebakaran terjadi, menyampaikan kekhawatiran serius atas dampak kesehatan jangka panjang bagi warga Boyle Heights. Dalam pernyataannya pada Sabtu, ia menggambarkan hari-hari yang dipenuhi asap, perintah untuk tetap tinggal di rumah, gangguan terhadap kehidupan sehari-hari, serta pertanyaan yang terus menghantui warga tentang dampak kebakaran terhadap kesehatan dan kesejahteraan mereka.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags