Persipura Jayapura Borong Pemain Timnas untuk Target Promosi ke Liga 1 Musim 2026/2027

- Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00 WIB
Persipura Jayapura Borong Pemain Timnas untuk Target Promosi ke Liga 1 Musim 2026/2027

Pergerakan Persipura Jayapura di bursa transfer mendadak menjadi sorotan setelah sejumlah nama besar kasta tertinggi Liga Indonesia dikaitkan dengan tim berjuluk Mutiara Hitam itu. Bukan sekadar rumor biasa, target yang dibidik klub asal Papua tersebut mayoritas merupakan pemain berlabel tim nasional. Langkah ini menandai ambisi besar Persipura untuk kembali ke level tertinggi sepak bola Indonesia.

Persipura Jayapura disebut tengah menyiapkan proyek besar untuk musim 2026/2027 dengan fokus memborong pemain dari kompetisi Super League. Prioritas utama mereka adalah membangun skuad yang diisi pemain berdarah Papua dan berstatus pemain tim nasional Indonesia. Misi yang diusung jelas: promosi ke kasta tertinggi.

Sejumlah nama mulai mencuat dan membuat publik sepak bola Tanah Air ramai membicarakan rencana tersebut. Dari pemain lokal hingga langganan timnas, Persipura terlihat serius membangun ulang kekuatan tim. Salah satu nama yang paling mencuri perhatian adalah Ricky Cawor.

Striker yang dikenal sebagai supersub saat membela Persija Jakarta itu dikabarkan segera kembali ke tanah Papua. Kabar tersebut pertama kali diungkap oleh akun media sosial sepak bola Indonesia yang menyebut Cawor akan bergabung untuk musim 2026/2027. Musim sebelumnya bersama Barito Putera, pemain itu hanya mencatat empat penampilan dengan satu gol dan satu assist.

Nama lain yang ikut masuk radar adalah Facundo Aranda. Pemain asal Argentina itu kini bermain di Liga Kamboja bersama Angkor Tiger setelah sebelumnya sempat memperkuat Persis Solo. Meski hanya tampil 15 kali saat berseragam Persis Solo pada musim 2024/2025, Aranda kembali diminati, termasuk oleh Persipura yang siap bersaing dengan klub lain. Rumor tersebut juga diungkap akun media sosial yang menyebut pemain berposisi sayap kanan itu masuk radar dua klub Liga Indonesia.

Di saat bersamaan, Persipura juga dikabarkan membidik dua bintang tim nasional Indonesia dari Malut United, yakni pasangan bersaudara Yakob Sayuri dan Yance Sayuri. Keduanya disebut masuk dalam daftar belanja karena kontraknya mendekati akhir pada Juni 2026. Situasi ini membuat peluang mereka kembali ke Papua terbuka lebar.

Akun media sosial sepak bola Indonesia menyebutkan bahwa meski masih sebatas rumor, ketertarikan terhadap duo Sayuri cukup kuat di kalangan suporter. “Status klub saat ini: Duo Sayuri sedang menjadi pilar penting dan masuk dalam skuad utama klub Liga 1, Malut United. Durasi kontrak: Berdasarkan rekam jejak transfer, keduanya terikat kontrak selama dua tahun bersama Malut United hingga akhir Juni 2026,” tulis akun tersebut.

Nama lain yang tak kalah mengejutkan adalah Terens Puhiri. Winger cepat milik PSS Sleman itu disebut memberi sinyal untuk kembali ke Persipura. Rumor tersebut diungkap akun media sosial yang menyebut Puhiri berpotensi pulang kampung untuk musim 2026/2027. “Rumor transfer TEPU dikabarkan memberi sinyal untuk siap berseragam Persipura Papua di Liga 2 musim 2026/2027 mendatang,” tulis akun tersebut. Musim 2025/2026 bersama PSS Sleman, Puhiri mencatat dua gol dan lima assist dari 22 laga.

Selain itu, nama gelandang tim nasional Indonesia Ricky Kambuaya juga masuk dalam daftar incaran Persipura. Pemain milik Dewa United itu disebut menjadi bagian dari rencana perombakan besar skuad Mutiara Hitam. Akun media sosial sepak bola lokal menyebut Kambuaya masuk radar transfer menjelang musim baru. “Rumor! Bursa transfer jelang musim 2026/2027 mulai memanas… Ricky Kambuaya (30 tahun/AMF) gelandang andalan Dewa United Banten, yang masuk dalam daftar pemain yang dirumorkan berpotensi merapat,” tulis akun tersebut. Musim ini, Kambuaya tampil 28 kali dengan catatan empat gol, empat assist, 15 kartu kuning, dan total 2.263 menit bermain.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar