Pemerintah Kabupaten Sampang, Jawa Timur, memfasilitasi pemulangan seluruh jemaah haji asal daerah tersebut dengan menyediakan layanan penjemputan dan armada bus. Sebanyak 18 unit bus dikerahkan untuk mengangkut para jemaah dari Surabaya menuju Sampang, guna memastikan kepulangan mereka berlangsung lancar dan nyaman.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Sampang, Zaiful Moqaddas, mengungkapkan bahwa total 616 jemaah yang menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci pada musim ini telah tiba di Kabupaten Sampang. Kedatangan mereka tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 67 dan 68, yang mendapat sambutan khusus dari pemerintah daerah.
Proses penyambutan berlangsung di Lapangan Wijaya Kusuma Sampang, tempat para jemaah dijemput. Pengawalan ketat diberikan oleh aparat Polres Sampang serta personel TNI dari Kodim 0828 Sampang untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama acara penyambutan.
Wakil Bupati Sampang, Ahmad Mahfudz, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan selamat. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung kelancaran ibadah haji warganya.
"Alhamdulillah, Pemkab Sampang bisa menyambut langsung kedatangan bapak dan ibu sekalian. Saya atas nama Pemkab Sampang merasa bahagia bapak dan ibu sekalian tiba dengan selamat dan bisa menunaikan ibadah haji dengan baik," ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam memfasilitasi penjemputan, termasuk jajaran Polres Sampang, TNI, dan Kodim 0828 Sampang. Menurutnya, kerja sama lintas instansi menjadi kunci suksesnya proses pemulangan jemaah.
"Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabruroh," tambah Ahmad Mahfudz.
Sebanyak 616 jemaah haji asal Kabupaten Sampang tiba pada Jumat, 19 Juni 2026. Namun, jumlah tersebut berkurang dua orang dibandingkan saat keberangkatan. Dua jemaah dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci selama menjalani rangkaian ibadah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sampang, Sayfuddin, menjelaskan bahwa kedua jemaah yang meninggal tergabung dalam Kloter 67 dan 68. Dari Kloter 67, almarhum Muhammad Tohir M. Suud Burhan, warga Jalan Tengku Umar, Kota Sampang, meninggal di Makkah setelah menjalani perawatan akibat sakit pada Kamis, 28 Mei 2026. Sementara itu, dari Kloter 68, almarhum Slamet Riyadi Miad, warga Perumahan Puri Matahari, Kota Sampang, meninggal di Rumah Sakit An Nur, Makkah, pada Rabu, 10 Juni 2026.
Artikel Terkait
Bandara Minangkabau Diperluas Rp553 Miliar, Kapasitas Naik Jadi 5,7 Juta Penumpang per Tahun
Perempuan Lansia di Cibinong Isolasi Diri Selama Belasan Tahun Akibat Depresi, Dievakuasi Tim Gabungan
KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar dalam Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA
Pemerintah Alokasikan Rp51 Miliar Revitalisasi 33 Sekolah di Nias Utara