Sebuah video yang mencatut gambar sejumlah tokoh, termasuk mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Hendropriyono, beredar luas di media sosial dan menuai kontroversi. Dalam unggahan tersebut, foto Hendropriyono disertai tulisan provokatif berbunyi, “Mereka Perencana Kudeta Via Kerusuhan. Mereka Musuh Rakyat.” Hendropriyono dengan tegas membantah klaim tersebut dan menyebutnya sebagai informasi palsu.
Video berdurasi 63 detik itu memuat narasi tentang sekelompok tokoh yang disebut sebagai “Geng Solo.” Kelompok ini dituding memiliki agenda untuk mendorong Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka naik ke tampuk kekuasaan dengan menggantikan Presiden Prabowo Subianto. Selain menampilkan foto Hendropriyono, video tersebut juga menyisipkan potongan suara Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang diambil dari pernyataannya pada tahun 2019.
Dalam narasi yang disebarkan, kelompok yang dituding sebagai “Geng Solo” disebut telah menguasai berbagai sektor strategis untuk melancarkan rencana mereka. Video itu bahkan menggambarkan strategi politik kelompok tersebut seperti permainan catur yang dirancang rapi. Namun, seluruh tuduhan itu dibantah keras oleh Hendropriyono.
“Itu hoaks, fitnah!” ujar Hendropriyono saat dikonfirmasi pada Rabu, 17 Juni 2026. Pernyataan tegas itu disampaikan untuk meluruskan informasi yang dinilai sesat dan merugikan nama baik para tokoh yang dicatut.
Sementara itu, potongan suara Jokowi yang disisipkan dalam video tersebut berbunyi, “Saya bukan diktator! Saya juga bukan pelanggar HAM! Dan saya juga bukan.... Saya tidak memiliki beban masa lalu!” Berdasarkan penelusuran, pernyataan itu merupakan penggalan pidato Jokowi pada Februari 2019, saat ia masih berstatus calon presiden petahana dalam Pemilihan Presiden 2019 dan tengah menerima dukungan dari alumni Universitas Trisakti.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak-pihak lain yang namanya turut dicatut dalam video tersebut. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi dan selalu melakukan verifikasi terhadap konten yang beredar di media sosial.
Artikel Terkait
Polisi Siagakan 4.576 Personel Kawal Lima Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Pusat
Pemerintah Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tidak Akan Dihentikan Meski Ada Tuntutan Mahasiswa
IHSG Menguat 1,3 Persen ke 6.336 di Awal Perdagangan, Analis Prediksi Koreksi Terbatas
Mahm Abbas Serukan Pemilu Palestina November 2026, Setelah Lebih 20 Tahun Tanpa Pemilu Nasional