Saksi Sidang Korupsi Kepabeanan Akui Jadi Kurir Uang untuk Pejabat

- Jumat, 05 Juni 2026 | 12:40 WIB
Saksi Sidang Korupsi Kepabeanan Akui Jadi Kurir Uang untuk Pejabat

Seorang saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi di lingkungan kepabeanan mengungkapkan perannya sebagai kurir uang yang diduga diterima oleh pejabat Direktorat Penindakan dan Penyidikan. Antonius Sidauruk, staf operasional PT Mega Persada Globalindo yang juga dikenal sebagai orang kepercayaan Orlando Hamonangan Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I menyatakan telah dua kali diminta mengambil sejumlah uang dari seorang manajer perusahaan jasa kepabeanan.

Keterangan tersebut disampaikan Antonius saat bersaksi dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada Jumat, 5 Juni 2026. Ia mengaku bahwa Orlando memerintahkan dirinya untuk menemui Dedy Kurniawan Sukolo, Manajer Operasional Custom Clearance Pelabuhan pada Blueray Cargo yang kini berstatus terdakwa, di dua lokasi berbeda. Uang tersebut, menurut Antonius, diserahkan dalam sebuah shopping bag.

Saat ditanya jaksa mengenai lokasi pertemuan pertama, Antonius menyebutkan bahwa transaksi itu terjadi di Spectra Karaoke yang terletak di basement Hotel Mercure Kemayoran. “Di situ setelah ngobrol-ngobrol sama Pak Orlando, orang bapak ini, saya memang ada dikasih kayak shopping bag gitu, suruh bawa ke mobil aja gitu,” ujarnya menirukan perintah yang diterimanya.

Jaksa kemudian mendalami perintah spesifik yang diberikan Orlando kepada Antonius. “Setelah di dalam room itu, Orlando meminta kepada saksi dengan penyampaian, ‘Le, keluar ambil titipan uang dari Andri, terus bawa ke mobil, terus bilang ke driver untuk pulang?’” tanya jaksa. Antonius membenarkan rangkaian perintah tersebut. “Iya, betul,” jawabnya.

Dalam persidangan, jaksa juga mengonfirmasi apakah Antonius sempat memeriksa isi shopping bag yang dibawanya. Antonius mengaku tidak pernah membuka atau menghitung jumlah uang yang ada di dalamnya. “Nggak, saya nggak pernah periksa kalau ada dari bapak itu,” katanya saat ditanya apakah ia melihat isi tas tersebut. “Nggak saya lihat,” tegasnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags