KSP Sebut Jual-Beli Titik Dapur MBG Jadi Salah Satu Alasan Prabowo Copot Dadan Hindayana

- Rabu, 03 Juni 2026 | 15:15 WIB
KSP Sebut Jual-Beli Titik Dapur MBG Jadi Salah Satu Alasan Prabowo Copot Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengungkapkan bahwa dugaan praktik jual-beli titik lokasi dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu faktor pencopotan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan ini disampaikan Dudung kepada awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu, 3 Juni 2026.

“Ya, salah satu faktornya itu (jual-beli titik dapur MBG),” ujar Dudung singkat saat ditanya mengenai alasan di balik keputusan presiden tersebut.

Dudung meyakini bahwa Presiden Prabowo telah lama menerima informasi, mencermati, menganalisis, serta mengevaluasi berbagai laporan yang masuk terkait penyelenggaraan program MBG. Menurut dia, keputusan untuk mencopot Dadan bukanlah langkah yang diambil secara mendadak, melainkan hasil dari pengamatan mendalam terhadap apa yang ia sebut sebagai “praktik lancung” dalam pelaksanaan program tersebut.

“Saya punya keyakinan bahwa bapak presiden sudah lama mendengar informasi, mencermati, menganalisa, mengevaluasi berbagai sumber yang masuk ke beliau,” kata Dudung.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa langkah ini diambil demi perbaikan ke depan. Dudung menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas di lingkungan BGN agar program yang menggunakan uang rakyat benar-benar berjalan sesuai harapan Presiden. “Sehingga langkah yang tepat, saya yakin ini untuk perbaikan ke depannya sehingga di BGN itu semakin transparan, akuntabel dan betul-betul keinginan bapak presiden bahwa ini uang rakyat yang harus betul-betul dikawal, tidak ada terjadinya korupsi, tidak ada terjadinya penyimpangan, tidak ada terjadinya menguntungkan kepentingan perseorangan, kelompok maupun golongan,” lanjutnya.

Dudung menambahkan, Presiden Prabowo menginginkan program MBG benar-benar ditujukan untuk kepentingan rakyat, khususnya dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Ia menduga kuat bahwa keterlibatan Dadan dalam dugaan jual-beli titik dapur menjadi salah satu pemicu utama pencopotan tersebut. “Ya, kemungkinan besar seperti itu, banyak lah informasi-informasi ke beliau. Saya rasa ke presiden yang nyampe bukan tidak serta merta dari temuan saya di lapangan tetapi dari banyak sumber lah. Saya yakin,” pungkas Dudung.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar