Empat orang yang masih terikat hubungan keluarga ditemukan tewas di dalam sebuah tenda di lokasi wisata camping Posong, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Polisi menduga kuat penyebab kematian mereka berkaitan dengan paparan gas beracun yang terperangkap di dalam tenda.
Kasat Reskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Deputra, mengungkapkan bahwa proses autopsi terhadap keempat korban telah selesai dilaksanakan pada Kamis (28/5). Dari hasil pemeriksaan awal, dokter yang menangani menemukan dua dugaan kuat penyebab kematian. “Yang pertama diduga karena keracunan makanan dan yang kedua diduga karena keracunan gas hasil pembakaran,” ujar Komang kepada wartawan di Lobi Polres Temanggung, Jumat (29/5/2026).
Penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh. Di lokasi, petugas menemukan satu set kompor gas portabel yang digunakan untuk memanggang daging, tepat berada di area mulut atau teras tenda. Komang menjelaskan bahwa gas hasil pembakaran, yang diduga berupa karbon monoksida (CO), kemungkinan besar naik dan sebagian masuk ke dalam tenda. “Tenda tersebut kan berbentuk limas. Diduga ada asap hasil pembakaran tersebut yang masuk dan terperangkap di dalam tenda,” bebernya.
Menurut keterangan polisi, setelah selesai memasak, para korban diduga beristirahat dengan menutup rapat pintu dan seluruh ventilasi yang ada di sisi kanan dan kiri tenda. Akibatnya, asap atau gas hasil pembakaran tetap terperangkap di dalam ruang tertutup tersebut. “Dari pihak Dokkes Polda Jawa Tengah, menduga adanya gas hasil pembakaran. Dimungkinkan dengan persesuaian dengan TKP tersebut, itulah yang dihirup secara terus-menerus oleh korban hingga menyebabkan meninggal dunia,” jelas Komang.
Kompor portabel beserta makanan yang dibawa oleh para korban turut diamankan sebagai barang bukti. Sementara itu, peralatan lain yang ditemukan di dalam tenda meliputi dua buah kasur dan beberapa sleeping bag. Hingga saat ini, penyidik masih menunggu hasil laboratorium untuk memastikan penyebab pasti kematian keempat korban.
Artikel Terkait
Kebakaran di Tambora Hanguskan 27 Rumah, 200 Jiwa Mengungsi
Iran Desak AS Buktikan Komitmen Damai dengan Tindakan, Bukan Sekadar Kata-Kata
Kemenag Pastikan Pendidikan 350 Santri Padepokan Padang Ati Tetap Berjalan Usai Pimpinannya Jadi Tersangka Pencabulan
Kemendagri Desak Kementerian Segera Lengkapi Administrasi Pencairan Anggaran Pemulihan Bencana Sumatera