Jemaah Haji Mulai Puncak Ibadah dengan Wukuf di Arafah Setelah Jalani Tarwiyah di Mina

- Selasa, 26 Mei 2026 | 05:55 WIB
Jemaah Haji Mulai Puncak Ibadah dengan Wukuf di Arafah Setelah Jalani Tarwiyah di Mina

Puncak ibadah haji tahun ini resmi dimulai dengan seluruh jemaah dari berbagai penjuru dunia melaksanakan Wukuf di Arafah pada Selasa (26/5/2026). Sehari sebelumnya, mereka menjalani ibadah Tarwiyah di Mina yang menjadi fase persiapan spiritual sebelum menuju puncak rangkaian haji.

Selama Wukuf, sejak matahari bergeser dari titik zenith hingga terbenam, para jemaah mengisi waktu dengan salat, membaca Alquran, berdoa, dan mendengarkan ceramah. Sebagian dari mereka memilih naik ke Jabal Rahmah untuk berdoa di tengah teriknya panas padang Arafah, sebuah tradisi yang sarat makna sejarah.

Hari Tarwiyah sendiri merupakan tahap penting dalam ritual haji. Pada hari itu, jemaah menuju Mina untuk menghabiskan waktu siang dan malam sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW. Setelah itu, selepas Subuh waktu setempat, mereka bergerak menuju Arafah untuk menjalani puncak ibadah.

Suasana ibadah berlangsung khusyuk. Ratusan ribu jemaah melaksanakan salat lima waktu di Masjid Al Khayf, Mina, dalam ketenangan yang mendalam. Namun, tidak semua jemaah mengikuti seluruh rangkaian Tarwiyah. Sebagian, terutama kalangan lanjut usia, memilih langsung menuju Arafah dari Makkah pada Senin malam. Keputusan ini diambil karena Tarwiyah bukan termasuk rukun haji yang wajib dilakukan.

Di sisi lain, pusat-pusat Nusuk Care yang berafiliasi dengan Kementerian Haji dan Umrah terus memberikan pelayanan kepada jemaah di Makkah dan tempat-tempat suci. Layanan ini tersebar di 38 pusat dan lebih dari 160 lokasi. Tim lapangan yang menguasai lebih dari 11 bahasa telah memberikan lebih dari 180.000 layanan hingga saat ini, mencakup bimbingan ibadah, penerjemahan, penanganan laporan, hingga bantuan kemanusiaan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar