Penghimpunan dana masyarakat oleh perbankan nasional menunjukkan perlambatan pada April 2026. Bank Indonesia mencatat, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada bulan tersebut mencapai Rp9.567,7 triliun, atau tumbuh 9,5 persen secara tahunan. Angka ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 10,7 persen.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh penurunan pertumbuhan giro. Pada April 2026, giro tercatat tumbuh 15,9 persen secara tahunan, menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 21,2 persen.
“Sementara itu, tabungan dan simpanan berjangka meningkat dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya masing-masing sebesar 8,9 persen dan 4,6 persen,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (25/5/2026).
Dari sisi jenis nasabah, perkembangan DPK didorong oleh pertumbuhan pada segmen korporasi dan nasabah lainnya. DPK korporasi tumbuh 16,3 persen secara tahunan, sementara nasabah lainnya tumbuh 4,0 persen. Namun, kedua angka ini juga lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang masing-masing mencapai 18,8 persen dan 10,6 persen.
Artikel Terkait
Polri Identifikasi Cuaca Buruk sebagai Pemicu Blackout di Enam Provinsi Sumatera
Presiden Prabowo Beri Taklimat ke 1.000 Perwira Siswa TNI-Polri dan Resmikan Perpustakaan Museum Seskoad
Presiden Prabowo Beri Taklimat ke 1.000 Perwira Siswa TNI-Polri di Seskoad Bandung
Pertumbuhan Ekonomi Singapura Kuartal I-2026 Tembus 6 Persen, Lampaui Ekspektasi Berkat Lonjakan Ekspor AI