Sunderland memastikan kemenangan dramatis 2-1 atas Chelsea dalam laga pamungkas Premier League 2025/2026 di Stadium of Light, Minggu malam. Hasil ini tidak hanya mengamankan tiga poin bagi tuan rumah, tetapi juga menjadi pukulan telak bagi The Blues yang harus mengakhiri musim di peringkat ke-10 tanpa tiket ke kompetisi Eropa.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Sunderland berhasil membuka keunggulan pada menit ke-24 melalui gol Trai Hume yang memanfaatkan celah di lini belakang Chelsea. Gol tersebut menjadi awal dari tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan tim tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Sunderland kembali menggandakan keunggulan hanya empat menit setelah kick-off. Bek Chelsea, Malo Gusto, tanpa sengaja mencetak gol bunuh diri pada menit ke-49 yang membuat skor berubah menjadi 2-0. Situasi ini semakin mempersulit langkah tim tamu untuk bangkit.
Cole Palmer sempat memberikan secercah harapan bagi Chelsea melalui gol jarak jauh pada menit ke-55. Gol tersebut memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 dan membangkitkan semangat tim asuhan Mauricio Pochettino untuk mengejar hasil imbang.
Namun, harapan itu pupus setelah Wesley Fofana menerima kartu merah pada menit ke-61 akibat akumulasi kartu kuning. Bermain dengan sepuluh pemain, Chelsea semakin kesulitan menembus pertahanan Sunderland yang disiplin. Tim tuan rumah berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini membawa Sunderland naik ke peringkat ketujuh dengan koleksi 54 poin, sekaligus memastikan tiket menuju Liga Europa musim depan. Di sisi lain, Chelsea harus puas finis di peringkat ke-10 dengan 52 poin dan gagal total berlaga di ajang Eropa sebuah akhir yang mengecewakan bagi klub sekelas The Blues.
Artikel Terkait
Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah 1447 H Bertepatan Senin, Umat Islam Bisa Gabung Niat dengan Puasa Senin
Anggota Timwas DPR Apresiasi Dedikasi Petugas Haji 2026: Budaya Kerja Berubah Drastis
Lebih dari 1,5 Juta Jemaah Haji Tiba di Arab Saudi Meski Timur Tengah Dilanda Konflik
Persib Juara Liga 1 Tiga Musim Beruntun, Bojan Hodak Akui Keberuntungan Jadi Faktor