Rayhan Hannan Pilih Fokus Main Bola Ketimbang Terlena Sorotan John Herdman

- Minggu, 24 Mei 2026 | 12:15 WIB
Rayhan Hannan Pilih Fokus Main Bola Ketimbang Terlena Sorotan John Herdman

Perhatian dari pelatih kepala Tim Nasional Indonesia, John Herdman, tidak membuat pemain muda Persija Jakarta, Rayhan Hannan, berbesar hati. Ia justru memilih untuk tetap membumi dan memusatkan seluruh konsentrasinya pada performa di lapangan, meskipun namanya kini mulai masuk dalam radar tim senior Garuda.

Penampilan konsisten yang ditunjukkan Rayhan bersama Persija Jakarta menjadi pintu masuknya ke dalam daftar sementara 44 pemain yang dipanggil untuk menghadapi agenda FIFA Matchday pada Juni 2026. Dari jumlah tersebut, hanya 23 nama yang nantinya akan dipilih untuk memperkuat timnas dalam laga internasional. Pemain berusia 22 tahun itu menegaskan bahwa sorotan dari pelatih asal Selandia Baru tersebut tidak lantas membuatnya terlena.

“Saya cuma main bola aja. Saya cuma fokus main bola aja,” ujar Rayhan di Jakarta, kemarin.

Pemain yang akrab disapa Rayhan ini mengaku sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan. Baginya, panggilan membela tim nasional senior merupakan mimpi yang menjadi kenyataan bagi setiap pesepak bola Indonesia.

“Ya bersyukur pastinya, karena mimpi setiap pemain sepak bola Indonesia pasti main buat timnas senior,” katanya.

Meski demikian, Rayhan menyadari bahwa pemanggilan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari sebuah proses panjang. Ia meyakini bahwa pengalaman di level tim nasional akan menjadi batu loncatan untuk terus berkembang dan matang sebagai pemain profesional. Sementara itu, terkait komunikasi dengan John Herdman, Rayhan mengungkapkan bahwa kontak awal sudah terjalin, namun belum berlangsung secara intensif.

“Pas pertama kali datang ke Indonesia waktu itu sempat di-WhatsApp juga. Tapi sekarang belum ada,” ungkapnya.

Alih-alih larut dalam sorotan publik, Rayhan memilih untuk menjawab kepercayaan yang diberikan melalui kerja keras di lapangan. Ia memahami betul bahwa persaingan menuju daftar akhir Timnas Indonesia sangat ketat dan membutuhkan konsistensi tinggi. Dengan sikap rendah hati dan fokus penuh pada performa, setiap menit bermain bersama Persija Jakarta ia jadikan sebagai modal utama untuk menembus skuad final Garuda pada FIFA Matchday Juni mendatang.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags