Pemulihan pasokan listrik di Sumatera Barat mulai berlangsung secara bertahap setelah sistem kelistrikan di wilayah tersebut mengalami gangguan yang menyebabkan pemadaman di sejumlah daerah. Manajer Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Barat, Yesi Yuliani, menyatakan bahwa hingga pukul 22.50 WIB, sebagian sistem kelistrikan di provinsi itu sudah kembali normal dengan pasokan dari pembangkit listrik tenaga air dan pembangkit listrik tenaga mikrohidro yang mampu memenuhi sekitar 27 persen dari total kebutuhan daya sistem.
“Per pukul 22.50 WIB sebagian sistem Sumbar sudah bertahap normal lagi dari sumber PLTA dan PLTMH yang ada, sekitar 27 persen daya kebutuhan sistem,” ujar Yesi dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2026).
Sementara itu, untuk pembangkit listrik tenaga uap dan pembangkit listrik tenaga panas bumi, proses penormalan operasi masih terus diupayakan. PLN memastikan tim teknis tetap berada di lapangan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem kelistrikan yang terganggu di berbagai wilayah di Ranah Minang.
Di sisi lain, gangguan serupa juga dilaporkan terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Riau. Sejak awal gangguan, PLN langsung mengerahkan tim teknis guna mengecek seluruh sistem dan jaringan kelistrikan, sekaligus menelusuri penyebab utama dari gangguan yang melanda beberapa provinsi tersebut.
Artikel Terkait
42 Pesawat Militer AS Hancur atau Rusak Parah dalam Konflik di Iran, Biaya Operasi Tembus 29 Miliar Dolar
Menkeu Tunggu Arahan Presiden soal Nasib Dirjen Bea Cukai yang Terseret Kasus Suap Blue Ray
Ahli Pastikan Air Soda Tidak Sebabkan Kanker Usus Besar, Faktor Risiko Utama Justru Gaya Hidup
Serangan Drone Ukraina di Asrama Lugansk Tewaskan 6 Orang, Rusia Ancam Balas Dendam