Gubernur Luthfi Resmikan SMAN 1 Kemalang, Sekolah Negeri Pertama di Lereng Merapi yang Dinantikan Warga

- Selasa, 19 Mei 2026 | 18:45 WIB
Gubernur Luthfi Resmikan SMAN 1 Kemalang, Sekolah Negeri Pertama di Lereng Merapi yang Dinantikan Warga

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meresmikan SMA Negeri 1 Kemalang sebagai satu-satunya sekolah menengah atas negeri di wilayah tersebut, menandai rampungnya pembangunan yang telah lama dinantikan masyarakat di lereng Gunung Merapi. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, secara langsung meresmikan sekolah ini dalam sebuah seremoni yang digelar beberapa waktu lalu.

Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pembangunan SMAN 1 Kemalang merupakan bagian integral dari upaya pemerataan pendidikan di Jawa Tengah. Menurutnya, kehadiran institusi pendidikan ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses SMA negeri terdekat.

“Ini adalah bagian dari pemerataan pendidikan untuk sekolah SMA,” ujar Luthfi dalam keterangan tertulis, Selasa (19/5/2026).

Pada angkatan pertamanya, SMAN 1 Kemalang membuka tiga rombongan belajar. Luthfi menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu instrumen sekaligus tolok ukur kesejahteraan masyarakat, sehingga fasilitas pendidikan harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Sementara itu, pembangunan SMAN 1 Kemalang bukanlah satu-satunya proyek pendidikan yang digarap Pemprov Jateng. Di daerah lain, pemerintah juga membangun empat unit sekolah baru yang telah beroperasi sejak Tahun Ajaran 2025/2026, yakni SMAN 1 Garung Wonosobo, SMAN 6 Kota Tegal, SMKN 1 Karangjambu Purbalingga, dan SMKN 1 Tulis Batang. Masing-masing sekolah baru tersebut memiliki daya tampung 108 siswa, sehingga total kapasitas dari lima sekolah mencapai 540 siswa.

Di sisi lain, komitmen pemerataan akses pendidikan juga diwujudkan melalui program sekolah kemitraan yang melibatkan 139 sekolah swasta di Jawa Tengah. Program ini memiliki daya tampung 5.004 siswa. Selain itu, Pemprov Jateng juga mengelola Sekolah Keberbakatan Olahraga dan SMK Negeri Jateng sebagai bagian dari diversifikasi layanan pendidikan.

“Saya merasa bangga, di saat adanya keterbatasan fiskal, kita masih mampu memberikan pendidikan layak kepada anak-anak,” kata Luthfi.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin, mengungkapkan bahwa pembangunan SMAN 1 Kemalang berawal dari penyelenggaraan kelas jauh pada Tahun Ajaran 2021/2022. Saat itu, kelas jauh tersebut menginduk pada SMAN 1 Karangnongko dengan jumlah awal dua rombongan belajar atau 72 siswa. Model kelas jauh itu berlangsung hingga Tahun Ajaran 2025/2026 dengan jumlah siswa mencapai 260 orang.

Sadimin menceritakan bahwa kegiatan belajar mengajar sempat dilakukan di rumah-rumah warga karena keterbatasan ruang di SMAN 1 Karangnongko. “Jadi setiap tahun terus meningkat peserta didiknya. Masyarakat juga terus meminta agar dibangun SMA di Kemalang, akhirnya hari ini terpenuhi dan sudah diresmikan oleh Gubernur,” katanya.

Kehadiran SMAN 1 Kemalang pun disambut antusias oleh warga sekitar. Salah seorang warga Desa Santan, Rifani Dwi Alikah Putri, mengatakan bahwa sekolah ini sudah lama didambakan masyarakat lereng Merapi. “Sekarang teman-teman tidak perlu jauh-jauh sekolah ke Karangnongko atau Klaten kota. Ini sangat membantu warga Kemalang,” ucapnya.

Warga lainnya, Nurmala Putri Masdiani, menyebut sekolah baru itu menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap pendidikan di daerah pinggiran. Ia berharap kehadiran SMAN 1 Kemalang dapat membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda di wilayah tersebut untuk mengenyam pendidikan yang layak.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar