Proyek Peron KRL di Stasiun Bogor Dikebut, Ditargetkan Rampung Juli 2026

- Selasa, 19 Mei 2026 | 17:45 WIB
Proyek Peron KRL di Stasiun Bogor Dikebut, Ditargetkan Rampung Juli 2026

PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus mempercepat pembangunan peron 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor, Jawa Barat, yang ditargetkan rampung pada Juli 2026. Ketiga peron tersebut merupakan jalur khusus untuk Commuter Line (KRL) tujuan rute Bogor–Jakarta Kota. Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyatakan bahwa proyek ini masih dalam tahap pengerjaan.

“Masih on progress pembangunannya,” ujar Franoto saat dihubungi pada Selasa (19/5/2026). Ia merinci bahwa pembangunan fisik, seperti pemasangan tiang listrik aliran atas, hampir selesai. Namun, pengerjaan perpanjangan jalur rel dan peron masih berlangsung. Hingga saat ini, pemasangan tiang listrik aliran atas telah mencapai 80 persen, sementara pembangunan perpanjangan jalur rel dan peron baru mencapai 31 persen.

Di lokasi proyek, para pekerja konstruksi masih terlihat bekerja dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) seperti helm proyek, rompi, dan sarung tangan. Selasar peron 6 tampak sudah setengahnya terbongkar, dengan penyangga besi terpasang di area yang tidak lagi memiliki peron. Pembatas garis berwarna kuning dan hitam juga telah dipasang di dekat peron jalur lintasan peron 5. Selain itu, dua alat berat jenis beko berukuran kecil dikerahkan untuk membantu pengerjaan konstruksi peron dan jalur rel di Stasiun Bogor.

Sementara itu, KAI Commuter telah menyiapkan rekayasa untuk mengurai penumpukan penumpang akibat penutupan peron 6 hingga 8 selama masa konstruksi yang diperkirakan berlangsung selama 90 hari. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan penataan arus penumpang masuk dan keluar Stasiun Bogor.

“Jadi untuk flow penumpang ini akan ada area pedestrian sementara, temporary, di samping selasar yang saat ini sudah ditutup posisinya di Stasiun Bogor,” tutur Karina di Stasiun Bogor pada Rabu (15/4/2026). Jalur alternatif tersebut berada di sisi kanan dari Pintu Barat, tepatnya di Jalan Mayor Oking, yang mengarah ke peron.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags