Persib Bandung Dihukum Total Rp3,955 Miliar Akibat Ulah Suporter di Liga Domestik dan AFC

- Selasa, 19 Mei 2026 | 17:01 WIB
Persib Bandung Dihukum Total Rp3,955 Miliar Akibat Ulah Suporter di Liga Domestik dan AFC

Pukulan telak harus diterima Persib Bandung menjelang laga pamungkas Super League 2025/2026. Klub berjuluk Maung Bandung itu dijatuhi sanksi dan denda dengan total fantastis mencapai Rp3,955 miliar akibat ulah oknum suporter dalam sejumlah pertandingan musim ini.

Jumlah sebesar itu berasal dari dua kompetisi berbeda, yakni Super League domestik dan AFC Champions League Two. Situasi ini memaksa Persib merogoh kocek hampir Rp4 miliar di tengah perjuangan keras menutup musim dengan hasil terbaik. Padahal, dana tersebut sejatinya dapat dialokasikan untuk pengembangan fasilitas tim, operasional klub, atau kebutuhan pemain.

Komite Disiplin (Komdis) PSSI merilis hasil sidang yang digelar pada 4, 5, dan 7 Mei 2026. Dalam keputusan tersebut, Persib tercatat sebagai salah satu klub dengan hukuman paling berat di kompetisi domestik. Denda dijatuhkan atas insiden yang terjadi saat laga melawan PSIM Yogyakarta dan Bhayangkara FC. Dari seluruh pelanggaran di kompetisi dalam negeri, Persib total harus membayar denda sebesar Rp455 juta.

Pelanggaran terberat terjadi ketika Persib menjamu PSIM Yogyakarta. Dalam rilis resmi Komdis PSSI disebutkan bahwa pada menit ke-54 terjadi pelemparan petasan sebanyak lebih dari sepuluh kali ke dalam area lapangan, menyebabkan pertandingan terhenti selama empat menit. Setelah laga usai, suporter Persib kembali menyalakan flare di Tribun Timur dan meledakkan petasan sebanyak tiga kali.

“Keputusan: denda Rp250.000.000,” demikian bunyi pernyataan resmi Komdis PSSI.

Insiden tersebut menambah panjang daftar pelanggaran suporter di kompetisi musim ini dan menjadi peringatan keras bagi klub untuk meningkatkan pengawasan.

Sementara itu, sanksi terbesar justru datang dari ajang AFC Champions League Two. Persib Bandung dijatuhi hukuman setelah pertandingan melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 18 Februari 2026. Berdasarkan keputusan Komisi Disiplin dan Etika AFC tertanggal 13 Mei 2026, Persib dikenai denda sebesar 200 ribu dolar AS atau sekitar Rp3,5 miliar.

Selain denda finansial, Maung Bandung juga mendapat hukuman dua laga kandang tanpa penonton di kompetisi AFC. Manajemen klub pun langsung menyampaikan reaksi resmi.

“PT PERSIB Bandung Bermartabat menyampaikan kekecewaan dan keprihatinan mendalam atas sanksi dan denda yang dijatuhkan oleh AFC,” bunyi pernyataan resmi Persib yang dirilis pada Jumat, 15 Mei 2026.

Manajemen Persib juga menyayangkan tindakan segelintir oknum suporter yang menyebabkan klub menerima hukuman berat. “Persib tidak ingin kerja keras, pengorbanan, dan mimpi besar yang sedang dibangun bersama kembali terganggu akibat tindakan yang tidak bertanggung jawab,” tulis pernyataan tersebut.

Jika digabungkan, total sanksi yang harus dibayar Persib mencapai Rp3,955 miliar. Nominal itu menjadi salah satu denda terbesar yang diterima klub Indonesia dalam satu musim kompetisi. Situasi ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi seluruh suporter agar menjaga atmosfer pertandingan tetap kondusif. Sebab, tindakan segelintir oknum ternyata bisa berdampak besar terhadap kondisi finansial dan perjuangan klub di level domestik maupun Asia.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar