Citra Sumardany di DPRD Riau Melonjak Hampir Tiga Kali Lipat dalam Survei Terbaru LSOR

- Senin, 18 Mei 2026 | 00:30 WIB
Citra Sumardany di DPRD Riau Melonjak Hampir Tiga Kali Lipat dalam Survei Terbaru LSOR

Lembaga Survei Opini Rakyat (LSOR) mencatat adanya lonjakan signifikan dalam penilaian publik terhadap citra anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau dari daerah pemilihan (dapil) Kota Pekanbaru. Hasil survei terbaru yang dirilis pada Minggu (17/5) itu menunjukkan peningkatan persepsi positif yang mencolok pada salah satu legislator, yakni Sumardany, yang berhasil mencatatkan kenaikan hampir tiga kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.

Survei dilaksanakan dalam rentang waktu 24 April hingga 16 Mei 2026 dengan melibatkan 290 responden yang tersebar di 15 kecamatan di Kota Pekanbaru. Komposisi responden dibuat berimbang antara laki-laki dan perempuan untuk menjaga representasi penilaian publik. Ketua LSOR yang juga dosen Universitas Riau, Adlin, menjelaskan bahwa survei ini bertujuan membaca dinamika persepsi masyarakat terhadap kinerja wakil rakyat setelah lebih dari satu tahun menjalankan mandat politik.

“Survei ini menggambarkan bagaimana masyarakat menilai kinerja dan citra anggota DPRD Provinsi Riau setelah lebih dari satu tahun menjalankan amanah,” ungkap Adlin dalam keterangan resminya.

Dalam temuan survei, Sumardany memperoleh tingkat citra publik sebesar 11,38 persen. Angka ini melonjak tajam dibandingkan survei pada April 2025 yang hanya mencapai 4 persen. Kenaikan hampir tiga kali lipat tersebut dinilai sebagai indikator kuat meningkatnya kepercayaan publik sekaligus pengakuan masyarakat terhadap kinerja politiknya di daerah pemilihan.

Adlin menilai tren peningkatan tersebut menjadi salah satu temuan paling menonjol dalam survei tahun 2026. “Jika dibandingkan tahun lalu, Sumardany menunjukkan peningkatan yang cukup tajam. Ini menjadi salah satu dinamika menarik dalam peta persepsi publik DPRD Riau di Pekanbaru,” jelasnya.

Peningkatan citra ini mencerminkan semakin kuatnya tingkat pengenalan masyarakat terhadap figur Sumardany, sekaligus respons positif terhadap aktivitas representasi, komunikasi politik, serta penyerapan aspirasi yang dilakukan selama masa awal jabatannya. Dengan capaian tersebut, Sumardany kini masuk dalam kelompok anggota DPRD dengan citra publik yang kuat di Kota Pekanbaru dan mulai sejajar dengan sejumlah figur legislatif yang lebih senior.

Secara keseluruhan, hasil survei menempatkan Ayat Cahyadi pada posisi teratas dengan tingkat citra publik sebesar 20 persen. Posisi berikutnya ditempati Parisman Ikhwan dengan 14,48 persen, disusul Ahmad Tarmizi sebesar 14,14 persen. Sementara itu, Robin P Hutagalung dan Sumardany sama-sama memperoleh angka 11,38 persen. Di bawahnya terdapat Munawar dengan 10 persen, Ginda Burnama 7,24 persen, Kasir 6,9 persen, serta M Vadel Variza di posisi terbawah dengan 4,14 persen.

Adlin menegaskan, hasil survei tidak hanya menggambarkan tingkat popularitas semata, melainkan menjadi refleksi hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat pemilihnya. “Hasil ini menunjukkan bagaimana masyarakat menilai kinerja dan citra para anggota DPRD serta dapat menjadi acuan bagi masing-masing wakil rakyat dalam meningkatkan pelayanan politik kepada masyarakat,” ujarnya.

Lonjakan citra Sumardany dalam survei ini sekaligus memperlihatkan adanya penguatan posisi politik di mata publik Pekanbaru. Setelah lebih dari satu tahun menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penyerapan aspirasi, tingkat penerimaan masyarakat terhadap dirinya menunjukkan tren yang semakin positif.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags