Veda Ega Pratama Start Posisi ke-21 di Moto3 Catalunya Usai Gagal Tembus Q2

- Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:15 WIB
Veda Ega Pratama Start Posisi ke-21 di Moto3 Catalunya Usai Gagal Tembus Q2

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, harus memulai balapan Moto3 Catalunya 2026 dari posisi ke-21 setelah gagal menunjukkan performa terbaiknya dalam sesi kualifikasi di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Montmelo, Spanyol, Sabtu (16/5/2026) malam WIB. Catatan waktu yang kurang kompetitif membuatnya terlempar ke barisan belakang grid, jauh dari persaingan posisi terdepan.

Pole position pada akhirnya direbut oleh Valentin Perrone dengan torehan waktu tercepat 1 menit 46,679 detik. Ia ditemani oleh David Munoz di posisi kedua dan Brian Uriarte yang melengkapi tiga besar. Sementara itu, Veda Ega harus puas dengan catatan waktu 1 menit 47,636 detik yang hanya cukup menempatkannya di urutan ketujuh dalam sesi Q1.

Kesulitan sudah terlihat sejak sesi practice. Veda Ega, yang membela tim Honda Team Asia, harus memulai kualifikasi dari babak pertama (Q1) karena performa yang kurang memuaskan di sesi latihan sebelumnya. Ia sejatinya harus merebut salah satu dari tiga posisi teratas Q1 untuk bisa melaju ke Q2, namun kenyataan di lintasan berkata lain.

Di Q1, Veda Ega kerap terjebak dalam lalu lintas pembalap lain sehingga kesulitan menemukan ruang untuk memacu waktu terbaiknya. Alhasil, ia gagal memperbaiki posisi dan harus mengakhiri sesi lebih awal tanpa tiket ke Q2. Nasib ini terulang seperti yang dialaminya pada seri sebelumnya.

Meski start dari posisi ke-21, Veda Ega setidaknya masih unggul dari rekan setimnya, Zen Mitani, yang harus memulai balapan dari urutan ke-24. Balapan Moto3 Catalunya 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026, pukul 16.00 WIB, dengan total 18 putaran. Publik pun menanti apakah Veda Ega mampu menunjukkan perlawanan dan melesat dari posisi belakang.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar