Persib Incar Kemenangan Perdana di Kandang PSM demi Jaga Asa Juara

- Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB
Persib Incar Kemenangan Perdana di Kandang PSM demi Jaga Asa Juara

Persib Bandung mengusung misi besar saat bertandang ke markas PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Minggu (17/5/2026). Tim berjuluk Maung Bandung itu mengincar kemenangan di pekan ke-33 Super League 2025/2026 untuk menjaga asa juara. Namun, catatan sejarah menjadi pekerjaan rumah yang berat: Persib tak pernah sekalipun meraih kemenangan di kandang Juku Eja.

Laga kontra PSM menjadi pertandingan krusial bagi pasukan Bojan Hodak dalam perburuan gelar musim ini. Persib saat ini masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 75 poin, setelah meraih kemenangan penting 2-1 atas Persija Jakarta pada pekan sebelumnya. Meski demikian, tekanan tetap membesar karena Borneo FC berhasil menyamai perolehan poin usai menundukkan Bali United dengan skor 3-2 sehari setelahnya. Keunggulan Persib hanya tersisa pada rekor head to head.

Situasi tersebut membuat Persib wajib meraih hasil minimal sama dengan yang didapat Borneo FC jika ingin mempertahankan peluang meraih gelar juara ketiga secara beruntun. Misi di Parepare itu jelas tidak akan berjalan mulus.

Meskipun performa PSM musim ini jauh dari kata konsisten, catatan sejarah justru menjadi ancaman tersendiri bagi Persib. Bermain di markas Juku Eja selalu menjadi ujian berat bagi tim asal Bandung tersebut. Dalam enam kunjungan terakhir ke kandang PSM sejak era Liga 1 dimulai pada 2017, Persib tidak pernah meraih kemenangan. Lima laga berakhir kekalahan, sementara satu pertandingan lainnya hanya mampu ditutup dengan hasil imbang.

Hasil terbaik Persib di markas PSM terjadi musim lalu saat menahan imbang tuan rumah 0-0 di Stadion Gelora BJ Habibie. Sementara itu, satu-satunya kemenangan Persib atas PSM sejak era Liga 1 tercipta pada 2022. Namun, laga tersebut tidak berlangsung di Sulawesi Selatan, melainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, saat PSM harus menggunakan venue netral. Kala itu Persib sukses menang 2-0 lewat gol David da Silva dan Zalnando.

Di atas kertas, kondisi PSM sebenarnya tidak terlalu menguntungkan musim ini. Tim asuhan Tomas Trucha kini tercecer di posisi ke-14 klasemen dan tertinggal hingga 41 poin dari Persib. Performa kandang Juku Eja juga mengalami penurunan signifikan. Dari 16 pertandingan kandang musim ini, mereka sudah menelan enam kekalahan dan hanya meraih empat kemenangan.

Namun, faktor atmosfer Stadion Gelora BJ Habibie tetap menjadi ancaman serius. Dukungan suporter fanatik PSM kerap membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan, termasuk Persib yang beberapa kali tumbang dengan skor telak. Pada musim 2023, Persib dipermalukan PSM dengan skor 5-1 di Parepare. Setahun kemudian, Maung Bandung kembali kalah 2-4 di stadion yang sama.

Jika melihat performa musim ini, Persib sebenarnya lebih diunggulkan dibanding PSM. Konsistensi permainan, kedalaman skuad, hingga pengalaman juara membuat tim Bojan Hodak memiliki modal kuat untuk membawa pulang poin. Namun, pertandingan ini diperkirakan tidak akan berjalan mudah. Persib kerap kehilangan ritme ketika bermain di markas PSM, terutama saat mendapat tekanan agresif sejak awal laga.

Faktor mental tandang bisa menjadi pembeda utama. Bila Persib mampu mengendalikan tempo permainan dan tidak terpancing atmosfer stadion, peluang membawa pulang poin terbuka lebar. Sebaliknya, PSM dipastikan ingin memanfaatkan laga kandang terakhir musim ini untuk memperbaiki posisi sekaligus merusak pesta calon juara.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags