Dunia industri hiburan Jepang, khususnya anime, berduka. Wakana Yamazaki, pengisi suara karakter Ran Mouri dalam serial legendaris Detective Conan, dikabarkan meninggal dunia pada usia 61 tahun setelah berjuang melawan penyakit kronis. Kabar ini diumumkan oleh agensi yang menaunginya, Aoni Production, pada 15 Mei 2026, atau hampir sebulan setelah sang aktris tutup usia.
Menurut pernyataan resmi Aoni Production, Wakana Yamazaki mengembuskan napas terakhir pada 18 April 2026. Ia telah menjalani perawatan intensif, namun kondisi kesehatannya tidak kunjung membaik. “Wakana Yamazaki telah menjalani perawatan akibat penyakit yang dideritanya, namun kondisinya tidak membaik dan akhirnya meninggal dunia pada 18 April,” demikian bunyi keterangan agensi tersebut.
Proses pemakaman dilakukan secara tertutup atas permintaan keluarga. “Proses pemakaman telah dilaksanakan secara tertutup dan hanya dihadiri keluarga serta kerabat dekat,” ucap perwakilan Aoni Production. Keluarga sengaja meminta agar kabar duka ini diumumkan setelah seluruh rangkaian pemakaman selesai dilaksanakan.
Nama Wakana Yamazaki begitu lekat di hati para penggemar anime Tanah Air maupun global. Selama hampir tiga dekade, ia menjadi sosok di balik suara Ran Mouri, karakter utama perempuan dalam Detective Conan yang pertama kali tayang pada 1996. Suara lembut dan hangat yang ia hadirkan berhasil membuat karakter Ran Mouri terasa hidup dan emosional. Banyak penggemar menilai suara Yamazaki telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan panjang anime detektif tersebut.
Setelah kurang lebih 30 tahun mengisi karakter Ran Mouri, posisi tersebut kini dilanjutkan oleh Akemi Okamura. Namun, jejak Wakana Yamazaki tidak hanya terpatri lewat Detective Conan. Ia juga pernah mengisi suara dalam berbagai anime populer lain seperti Crayon Shin-chan, Pokémon, Dragon Ball, One Piece, Inuyasha, hingga Yu-Gi-Oh!.
Sebelum kabar wafatnya diumumkan, Wakana Yamazaki diketahui sempat menghentikan seluruh aktivitasnya pada Februari 2026. Langkah itu diambil demi menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter. Saat itu, melalui pernyataan resmi dari agensinya, ia meminta doa dan dukungan dari para penggemar selama proses perawatan berlangsung. Hingga akhir hayatnya, jenis penyakit yang diderita oleh sang legenda belum diungkap secara spesifik kepada publik.
Artikel Terkait
OJK: Program Penjaminan Polis Jadi Fondasi Baru Perlindungan Pemegang Polis
Joey Pelupessy Akui Duet dengan Ivar Jenner di Lini Tengah Timnas Indonesia Mulai Tumbuh
Trump Klaim Iran Tembak Jatuh Helikopter Apache AS di Selat Hormuz, Dua Pilot Selamat
TNI Bantah Sekolah di Ende Digusur untuk Bangun Koperasi, Beberkan Kronologi Kerusakan Bangunan