Kecelakaan maut terjadi di Jalan Deandels, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Rabu sore, ketika sebuah ambulans yang tengah melaju dari arah Yogyakarta menuju Kebumen kehilangan kendali dan menghantam truk pengangkut gula pasir dari arah berlawanan. Insiden tersebut mengakibatkan sopir ambulans tewas terjepit di dalam kendaraan yang ringsek parah.
Peristiwa nahas itu berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB di sebelah barat SPBU Kentengrejo, Kecamatan Purwodadi. Ambulans bernomor polisi AB 1564 CE diduga oleng ke kanan saat melintas di lokasi, hingga masuk ke jalur lawan dan bertabrakan keras dengan truk bernomor polisi R 8399 OC. Benturan tersebut membuat bagian depan ambulans hancur dan kendaraan berhenti dalam posisi miring di tepi jalan.
Kasatlantas Polres Purworejo, AKP Arta Dwi Kusuma, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika ambulans kehilangan kendali dan bergerak ke arah kanan. “Saat di lokasi kejadian, ambulans menabrak dari sisi depan kanan truk yang mana oleng ke arah kanan sehingga menyebabkan kecelakaan,” ujarnya di lokasi kejadian.
Korban tewas diketahui bernama Nafingin, yang bertugas sebagai pengemudi ambulans milik GP Ansor. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena kondisi bodi kendaraan yang ringsek parah. Petugas membutuhkan waktu sekitar 25 menit untuk mengeluarkan korban dari balik kemudi.
Selain sopir, di dalam ambulans terdapat dua penumpang lain. Salah seorang di antaranya baru saja selesai menjalani perawatan dari rumah sakit, sementara seorang lainnya merupakan pihak keluarga. Keduanya mengalami luka-luka akibat benturan keras dalam kecelakaan tersebut.
“Untuk korban ada satu di TKP yang meninggal dunia, yaitu driver ambulans. Untuk di dalam ambulans ada tiga orang, di mana yang satu orang baru selesai perawatan dari rumah sakit, yang satu lagi pihak keluarga serta satu lagi pengemudi ambulans,” ucap AKP Arta Dwi Kusuma.
Satlantas Polres Purworejo telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung guna memastikan faktor utama yang memicu hilangnya kendali pada ambulans tersebut.
Artikel Terkait
PSIM Yogyakarta Targetkan Lisensi Liga Champions Asia Dua pada 2027
Wakil Ketua DPRD DKI Apresiasi Program Sekolah Swasta Gratis Pramono Anung, Anggaran Capai Rp253,6 Miliar
Persib Bandung Kembali Pertahankan Lisensi Klub Profesional AFC untuk Musim 2025/2026
Wamensos: Tak Ada Toleransi bagi Pegawai Terbukti Langgar Hukum dalam Pengadaan Sekolah Rakyat