Kementerian Haji dan Umrah memutuskan untuk memperketat pengawasan kesehatan terhadap calon jemaah haji pada musim haji tahun ini, menyusul catatan 24 orang meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan bahwa angka tersebut tergolong tinggi dan menjadi perhatian serius pemerintah. Oleh karena itu, pihaknya meningkatkan pengawasan serta terus mengimbau seluruh jemaah untuk lebih disiplin dalam menjaga kondisi fisik.
“Di per hari ini itu 24 orang (yang meninggal dunia),” katanya saat ditemui di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 14 Mei 2026.
Meskipun jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, pemerintah tetap menerapkan pengawasan ketat. Langkah ini diambil untuk memastikan kesehatan jemaah tetap terjaga, baik selama berada di Indonesia maupun di Tanah Suci.
“Tahun lalu itu di hari yang sama atau di tanggal yang sama di waktu yang sama itu sudah mencapai 50,” ujarnya.
Dahnil berharap angka kematian tidak kembali bertambah. Pihaknya secara berkelanjutan mengingatkan petugas dan jemaah untuk menjaga kesehatan, terutama menjelang puncak ibadah haji yang dinilai sebagai fase paling krusial.
“Kita berharap itu tidak bertambah terus-menerus karena biasanya di puncak haji itu yang paling krusial. Oleh sebab itulah kita pastikan apa namanya tingkat kesehatannya baik,” jelasnya.
Ia menambahkan, otoritas Arab Saudi juga menerapkan aturan yang sangat ketat terkait kesehatan. Di sisi lain, pemerintah Indonesia telah melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh sebelum keberangkatan sebagai langkah antisipasi.
“Sebenarnya karena kesehatan kita ketat itu, ceknya di Tanah Air, maka kan jumlah yang meninggal juga relatif lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya.
Artikel Terkait
Piala Presiden 2026 Jadi Ajang Akar Rumput Terbesar, 64 Klub Liga 4 dari 38 Provinsi Siap Bertanding
Iran Izinkan Kapal China Melintasi Selat Hormuz di Tengah Kebijakan Blokade
Polisi Olah TKP Penembakan Rumah Pegawai Lapas di Tebing Tinggi
Jemaah Patuna Travel Fokus Perbanyak Ibadah di Masjid Nabawi, Manfaatkan Aplikasi Nusuk untuk Akses Raudhah