Puluhan Petugas Disiagakan di Bir Ali Antisipasi Kepadatan Pergerakan Jamaah Haji ke Makkah

- Kamis, 14 Mei 2026 | 04:41 WIB
Puluhan Petugas Disiagakan di Bir Ali Antisipasi Kepadatan Pergerakan Jamaah Haji ke Makkah

Aktivitas di Miqat Bir Ali mulai dipadati jamaah haji Indonesia pada pagi hari seiring meningkatnya pergerakan kloter dari Madinah menuju Makkah. Untuk mengantisipasi kepadatan dan memastikan proses miqat berjalan lancar, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Madinah menempatkan puluhan personel di sejumlah titik layanan.

Kepala Sektor Bir Ali, Divia Ardianto, mengungkapkan bahwa lebih dari 30 petugas disiagakan selama operasional pemberangkatan jamaah. Jumlah tersebut menjadi salah satu yang terbesar dibandingkan dengan pelaksanaan haji pada tahun-tahun sebelumnya. Petugas ditempatkan di delapan titik strategis untuk membantu pengaturan arus jamaah, memberikan arahan, hingga menangani jamaah yang terpisah dari rombongan.

“Pada pagi hari pergerakan jamaah sangat padat karena banyak kloter diberangkatkan dalam waktu berdekatan. Karena itu petugas disebar di banyak titik agar alur jamaah tetap terjaga,” ujar Divia, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, waktu pagi menjadi periode paling sibuk di kawasan miqat. Bahkan pada Kamis besok, lebih dari 10 kloter dijadwalkan bergerak menuju Makkah sebelum pukul 07.00 waktu Arab Saudi. Sementara itu, kesiapan fasilitas umum juga menjadi perhatian petugas. Salah satunya akses toilet yang pembukaannya masih menunggu petugas setempat. Kondisi itu kerap memicu antrean jamaah, terutama saat kedatangan bus berlangsung hampir bersamaan.

“Kalau fasilitas belum siap sementara jamaah datang dalam jumlah besar, tentu bisa menghambat pergerakan. Karena itu petugas harus cepat mengurai kepadatan,” katanya.

Operasional pemberangkatan jamaah dari Madinah menuju Makkah melalui Bir Ali kini memasuki hari ke-14. Hingga Selasa (12/5/2026), sebanyak 225 kloter atau sekitar 88 ribu jamaah telah melintasi Bir Ali untuk mengambil miqat. Arus keberangkatan diperkirakan masih tinggi hingga dua hari ke depan. Pada Rabu ini terdapat 16 kloter yang bergerak menuju Makkah, disusul 23 kloter pada Kamis, sebelum operasional ditutup pada Jumat dengan tiga kloter terakhir.

“InsyaAllah seluruh jamaah tetap bisa diberangkatkan sesuai jadwal dan terlayani dengan baik,” ujar Divia.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar