Perhimpunan Pelajar Indonesia di Serbia (PPI Serbia) sukses menggelar IndoFest 2026 di Dorćol Platz, salah satu tempat acara yang populer di kalangan anak muda Beograd, dengan mengusung tema “Break the Boundaries, Bound the Spirits”.
Ketua Pelaksana IndoFest 2026, Sinan Permana, menjelaskan bahwa acara ini merupakan perayaan budaya Indonesia yang dirancang untuk mempererat hubungan antarbangsa melalui seni, kuliner, dan kebersamaan. “IndoFest menjadi bukti konkret atas semangat dan keinginan PPI Serbia dalam memperkenalkan budaya Indonesia dan menghadirkan ajang pemersatu berbagai kalangan masyarakat Indonesia di Serbia,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Selasa, 12 Mei 2026.
Beragam pertunjukan budaya memenuhi panggung IndoFest 2026. Para pelajar Indonesia di Serbia menampilkan tarian tradisional dari Nias, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, hingga Sulawesi. Tak hanya itu, Bidadari Dance Group kelompok tari yang beranggotakan warga negara Serbia yang memiliki ketertarikan terhadap budaya Indonesia juga turut memeriahkan acara.
Sementara itu, rangkaian pertunjukan interaktif dan edukatif seperti dramatisasi puisi, pertunjukan wayang, presentasi mengenai studi di Indonesia oleh para penerima beasiswa pemerintah Indonesia, hingga permainan tongue twister berhasil mengundang antusiasme dan gelak tawa penonton. Acara kemudian ditutup dengan tarian Gemufamire yang melibatkan seluruh pengunjung, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Keindahan musik tradisional Indonesia turut hadir melalui penampilan gamelan yang dimainkan oleh Taman Merak Ensemble, grup yang juga beranggotakan warga negara Serbia. Di sisi lain, area bazar menjadi daya tarik utama dengan menyajikan beragam kuliner khas Indonesia seperti rendang, mie ayam, bakso, siomay, dadar gulung, bolen, tahu isi, dan berbagai makanan tradisional lainnya. Sambutan hangat datang dari pengunjung lokal maupun internasional. Bazar juga menawarkan produk-produk khas Indonesia seperti batik, tas, aksesori, dan pernak-pernik lainnya.
Tahun ini, IndoFest menghadirkan pameran arsitektur bertajuk “Jakarta Project” yang dibuat oleh mahasiswa Fakultas Arsitektur Universitas Beograd. Selain itu, terdapat pameran budaya dan makanan negara-negara ASEAN yang diikuti oleh Kedutaan Besar Malaysia di Beograd dan Kedutaan Besar Myanmar di Beograd sebagai bentuk kolaborasi dan persahabatan antarnegara di kawasan Asia Tenggara.
Ketua PPI Serbia 2025/2026, Rahmad Maulana, menyatakan bahwa IndoFest tahun ini berhasil menghadirkan warna baru dengan sesuatu yang lebih segar dan beragam untuk menarik perhatian kaum muda di Serbia yang mayoritas belum familiar dengan budaya Indonesia. “IndoFest tahun ini berhasil menghadirkan warna baru dengan sesuatu yang lebih segar dan beragam untuk menarik perhatian kaum muda di Serbia yang mayoritas belum familiar dengan budaya Indonesia,” katanya.
IndoFest 2026 berhasil menarik perhatian berbagai kalangan masyarakat. Tidak hanya warga lokal Serbia, tetapi juga warga asing yang berada di Beograd turut memadati acara ini. Diperkirakan lebih dari 700 pengunjung hadir, menjadikannya salah satu festival budaya Indonesia terbesar yang pernah diselenggarakan di Serbia.
Melalui IndoFest 2026, PPI Serbia kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional sekaligus memperkuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Serbia melalui diplomasi budaya yang inklusif dan kreatif. Duta Besar Republik Indonesia untuk Serbia, Y.M. Andreano Erwin, mengatakan bahwa acara ini mengingatkan peran budaya sebagai cara paling baik untuk menyatukan masyarakat, menciptakan pertemanan, membuka pikiran, dan membuat kita merasa bahwa dunia lebih kecil dan hangat.
Artikel Terkait
Hampir 200.000 Anak Terpapar Judi Online, 80.000 di Antaranya Masih di Bawah 10 Tahun
Menteri Pertanian Pastikan Cadangan Beras Cukup Hingga Maret 2027 Meski Hadapi Ancaman El Nino
SIAL Interfood 2026 Targetkan 700.000 Pengunjung Profesional dari 205 Negara
Hampir 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, 80 Ribu di Antaranya di Bawah 10 Tahun