MURIANETWORK.COM - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat bahwa rute-rute jarak jauh di Pulau Jawa mendominasi pemesanan tiket mudik Lebaran 2026. Hingga Minggu (22 Februari 2026), lebih dari 1,6 juta tiket telah terjual, dengan relasi Gambir-Yogyakarta menjadi yang paling diminati. Tren ini menunjukkan masyarakat mulai merencanakan perjalanan pulang kampung lebih awal, terutama untuk keberangkatan pada paruh kedua Maret 2026.
Rute Favorit dan Tren Pemesanan Awal
Data yang dirilis oleh perusahaan perkeretaapian nasional mengungkap pola perjalanan yang cukup jelas. Sepuluh besar relasi dengan jumlah penumpang terbanyak seluruhnya menghubungkan kota-kota besar di Jawa, seperti Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Cirebon. Puncak peminat berada pada rute Gambir-Yogyakarta, yang telah dibeli oleh lebih dari 18.000 pelanggan.
Peningkatan signifikan penjualan terjadi seiring masuknya bulan Ramadan. Mayoritas pelanggan memilih jadwal keberangkatan antara 11 Maret hingga 1 April 2026, dengan beberapa tanggal tertentu sudah mendekati kapasitas penuh.
Anne Purba, Wakil Presiden Corporate Communication PT KAI, menjelaskan fenomena ini. "Pergerakan ini menunjukkan masyarakat sudah mulai mengatur rencana perjalanan lebih awal," tuturnya.
Tanggal Keberangkatan Paling Padat
Berdasarkan catatan sementara, arus mudik diperkirakan akan memuncak pada akhir pekan ketiga Maret 2026. Tanggal 23 Maret memimpin dengan lebih dari 117.600 penumpang, disusul tanggal 24 Maret dengan sekitar 114.700 penumpang. Tanggal 19 dan 18 Maret juga mencatat angka di atas 105.000 pemesan.
Meski demikian, pihak KAI menegaskan bahwa masih banyak pilihan tanggal lain dengan ketersediaan kursi yang cukup. Masyarakat yang belum memesan tiket disarankan untuk segera memeriksa jadwal dan tidak terpaku hanya pada tanggal-tanggal puncak tersebut.
Okupansi dan Kesiapan Layanan
Secara keseluruhan, dari total sekitar 3,87 juta tempat duduk yang disiapkan untuk angkutan Lebaran, telah terjual lebih dari 1,62 juta tiket. Angka ini mencerminkan tingkat okupansi atau keterisian kursi sementara sebesar 41,86 persen.
Anne Purba memberikan konfirmasi lebih rinci. "Sebanyak 1.621.413 tiket telah terjual dari total 3.872.810 tempat duduk yang disiapkan. Tingkat okupansi sementara berada di angka 41,86 persen," jelasnya.
Data ini menjadi indikator penting bagi operator dalam memantau distribusi penumpang dan memastikan kesiapan operasional. Dengan pemantauan yang ketat, diharapkan layanan transportasi kereta api selama periode mudik nanti dapat berjalan lancar dan nyaman bagi seluruh penumpang.
Artikel Terkait
Pemerintah Targetkan Cairkan THR ASN di Awal Ramadan 2026
Pemerintah Tegaskan Aturan Sertifikasi Halal untuk Produk AS Tetap Berlaku
Agrinas Impor 105.000 Kendaraan Niaga dari India untuk Dukung Kopdes Merah Putih
Jadwal Imsak Tangerang Raya Seragam Pukul 04.33 WIB pada 23 Februari 2026