"Intinya itu kita kan termasuk yang paling...mungkin paling lama ya berunding soal tarif itu, perdagangan. Tapi baguslah hasilnya," ujarnya menambahkan.
Momen Penandatanganan Bersejarah
Perjanjian yang disebut sebagai "Perjanjian Perdagangan Timbal Balik" ini secara resmi ditandatangani oleh Prabowo dan Trump pada Kamis (19 Februari 2026). Dokumentasi momen bersejarah tersebut, yang menunjukkan kedua pemimpin duduk berdampingan, dibagikan secara resmi melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet.
Dalam penjelasannya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa kedua kepala negara menyatakan kepuasan atas langkah-langkah cepat dan berkelanjutan yang telah diambil.
"Kedua pemimpin menyampaikan kepuasan atas langkah-langkah cepat dan berkelanjutan yang telah dilakukan oleh kedua negara, serta menegaskan komitmen kuat untuk mengimplementasikan kesepakatan besar tersebut," jelas Teddy melalui unggahan tersebut pada Jumat (20 Februari 2026).
Kesepakatan ini menandai babak baru dalam hubungan ekonomi Indonesia-Amerika Serikat, dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan dan stabilitas perdagangan bilateral di masa mendatang.
Artikel Terkait
Sekretaris Kabinet Konfirmasi Rencana Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia
KPK Tangkap Bupati Tulungagung dalam Operasi Tangkap Tangan
Sekretaris Kabinet Kritik Inflasi Pengamat dan Data yang Keliru
Pelatih Persija Bela Shayne Pattynama Usai Kritik Pedas Pengamat