Ribuan Ikan Mati, Aliran Cisadane ke Jakarta Ditutup Darurat
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengambil langkah cepat. Dia memerintahkan penutupan aliran Sungai Cisadane yang mengarah ke sejumlah kali di Ibu Kota. Keputusan darurat ini diambil setelah sungai tersebut didapati terkontaminasi cairan kimia berbahaya.
Penyebabnya? Sebuah kebakaran di sebuah toko atau gudang pestisida di kawasan Tangerang. Menurut penjelasan Rano, saat proses pemadaman api berlangsung, cairan kimia dari lokasi kebakaran terbawa air dan akhirnya mengalir ke Sungai Cisadane yang letaknya persis di belakang bangunan.
"Sebuah toko yang kebakaran di daerah Kabupaten Tangerang, disemprot sama pemadam kebakaran lupa kalau di belakang ada sungai," ujar Rano.
Dia bercerita, perintah penutupan itu sudah diberikan sekitar seminggu lalu, tepatnya dini hari. Tujuannya jelas: mencegah pencemaran kimia itu menyebar lebih luas dan mencemari jaringan kali di Jakarta.
"Kira-kira seminggu yang lalu jam 2 pagi saya perintahkan PDAM untuk menutup sungai dari daerah Cisadane, karena apa? Sungai Cisadane terkontaminasi kimia," kata Rano di Masjid Lautze, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (21/2/2026).
Dampak kontaminasi itu sudah terlihat nyata dan cukup mengkhawatirkan. Rano menyebutkan, ribuan ikan sapu-sapu mati mendadak di lokasi kejadian. Ikan yang dikenal kuat dan tahan banting itu pun tak sanggup bertahan.
"Akibatnya apa? Mungkin lebih dari 5.000 ikan sapu-sapu meninggal. Kita bisa bayangin, ikan sapu-sapu saja mati, bagaimana sama kita kalau kita enggak tahan," ujarnya.
Melihat situasi itu, langkah penutupan aliran dinilai satu-satunya opsi. Keputusan ini diambil demi melindungi warga Jakarta dari potensi dampak kesehatan yang lebih serius. Rano berharap, dengan tindakan cepat ini, kerusakan lingkungan bisa dibatasi dan tidak merembet ke mana-mana.
Artikel Terkait
Imsak Kota dan Kabupaten Bogor Pagi Ini Pukul 04.32 WIB
Jadwal Imsak dan Subuh Bekasi untuk 22 Februari 2025: Kota dan Kabupaten Berbeda Beberapa Menit
Polda Metro Jaya Mutasi 175 Personel, Termasuk Sejumlah Kapolsek
Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Responsnya Malah Tarif Baru 10%