MURIANETWORK.COM - Kementerian Pertanian mengalokasikan dana sebesar Rp336 miliar untuk mempercepat pemulihan lahan sawah di Sumatera yang rusak akibat bencana. Program ini menargetkan rehabilitasi 9.900 hektare lahan dengan kerusakan ringan hingga sedang, dengan tujuan utama mengembalikan fungsi produksi dan menjaga stabilitas pasokan pangan di daerah terdampak.
Fokus pada Pemulihan Produksi dan Ketahanan Pangan
Anggaran yang cukup signifikan ini menunjukkan prioritas pemerintah dalam menangani kerusakan sektor pertanian pascabencana. Fokusnya adalah pada lahan yang masih memungkinkan untuk segera ditanami kembali, sebagai langkah strategis menjaga roda produksi agar tidak terhenti terlalu lama.
Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Hermanto, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang. "Harapan ke depan segera merehabilitasi lahan sawah dan memperbaiki irigasi pertanian yang rusak agar dapat dimanfaatkan kembali oleh petani," ujarnya.
Dia menambahkan, percepatan rehabilitasi menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Artikel Terkait
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Klaim Dieksploitasi Roy Suryo dalam Penyusunan Buku
Kemensos Wajibkan Pegawai Gunakan Transportasi Umum dan Sepeda Sekali Seminggu
BPS Siap Petakan Ekonomi Kreatif dalam Sensus 2026
Gempa Megathrust 7,6 SR Guncang Bitung, Picu Tsunami Kecil di Beberapa Wilayah