Merespons hal itu, BSI lalu menjalankan transformasi digital selama dua tahun terakhir. Strateginya konkret: menebar 5.000 ATM/CRM di ruang publik, memperbanyak mesin EDC, dan memperluas kerja sama QR dengan merchant. Kehadiran cabang fisik di lokasi strategis juga ditingkatkan, khususnya untuk menjangkau segmen retail yang punya ketertarikan pada literasi keuangan syariah.
"Sekarang mesin ATM BSI berlokasi di tempat-tempat umum atau pusat keramaian," tutur Cahyo.
Langkah-langkah itu rupanya efektif. Transformasi digital, penguatan IT, serta peningkatan awareness berhasil mendongkrak kinerja. Sepanjang 2025 saja, basis nasabah bertambah 2 juta orang. Aset emas bullion yang dikelola pun mencapai sekitar 2 ton.
Di sini, emas memainkan peran krusial. BSI masuk dengan produk yang lebih inklusif, dan emas adalah jawabannya. Instrumen ini dianggap mudah, universal, dan aman untuk investasi jangka panjang, sehingga cepat diterima masyarakat. BSI lalu menggabungkan kekuatan IT dan daya tarik emas dalam satu platform bernama BYOND by BSI. Di platform ini, nasabah bisa membeli emas mulai dari Rp50 ribu saja, atau setara 0,02 gram.
"Inilah yang akan terus kami dorong sebagai literasi dan entry gate bahwa produk syariah itu kompetitif, sesuai kebutuhan dan mudah diakses," kata dia.
Keunikan BSI tak berhenti di transaksi finansial. Mereka juga menyiapkan layanan sahabat sosial dan spiritual, memungkinkan nasabah berdonasi melalui kerja sama dengan LAZNAS. Inilah pembedanya: bank syariah menawarkan one stop solution, tidak cuma untuk urusan uang, tapi juga untuk berbuat baik.
Perubahan perilaku masyarakat jelas membantu. Kesadaran akan gaya hidup halal dan manfaat produk syariah telah tumbuh pesat dalam dekade terakhir. Dukungan regulasi dan keberpihakan pemerintah terhadap ekonomi syariah akhirnya memperluas basis nasabah dan pasar. Semuanya berpadu, mendorong pertumbuhan yang begitu cepat.
Artikel Terkait
Indeks Bisnis-27 Anjlok 1,37%, AMRT dan BBCA Tekan Pasar
Bank Raya Luncurkan Pinang Flexi, Solusi Kredit Digital untuk Kebutuhan Pascalebaran
Polisi Imbau Warga Antisipasi Macet Parah di Sekitar GBK Sore Ini Jelang Final Timnas
Analis Proyeksikan Pergerakan IHSG Sideways di Pekan Perdagangan Singkat