Polisi Telusuri Aksi Copet di Blok M yang Viral, Tunggu Laporan Korban

- Rabu, 11 Februari 2026 | 02:20 WIB
Polisi Telusuri Aksi Copet di Blok M yang Viral, Tunggu Laporan Korban

Video itu tiba-tiba muncul dan langsung ramai: aksi copet di Blok M yang berhasil direkam kamera keamanan. Dalam rekaman itu, seorang perempuan sedang asyik berfoto selfie, lengah sama sekali. Ponselnya tergeletak di atas meja. Tak butuh waktu lama bagi seorang pria bertopi untuk menyambar dan menghilang di keramaian.

Merespon viralnya video tersebut, polisi pun bergerak. Kompol Murodih, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, mengaku pihaknya sudah memantau peristiwa ini. Hanya saja, ada satu hal yang masih kurang: laporan resmi dari sang korban.

“Kami dari kepolisian memonitor kejadian yang viral di Blok M itu,” kata Murodih saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (10/2/2026).

“Saat ini kami masih berupaya mengecek peristiwa tersebut dan menunggu laporan dari korban, baik ke Polsek maupun ke Polres,” tambahnya.

Meski belum ada laporan, penelusuran tetap dilakukan. Polisi berusaha memastikan kronologi dan mengidentifikasi wajah pelaku yang terekam samar-samar itu.

Di sisi lain, Murodih tak lupa mengingatkan. Keramaian seringkali justru jadi sasaran empuk. “Dalam kondisi ramai sekalipun, tetap ada peluang bagi pelaku kejahatan untuk beraksi,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Jangan sampai lengah dengan barang bawaan, apalagi di tempat umum yang padat.

Upaya pencegahan, menurutnya, juga terus digencarkan. Patroli baik jalan kaki maupun kendaraan diintensifkan di titik-titik yang dianggap rawan. “Kami terus berupaya melakukan patroli untuk mengantisipasi terjadinya tindak pidana, termasuk dugaan pencurian seperti yang viral tersebut,” jelas Murodih.

Kembali ke video yang beredar, adegannya cukup jelas. Peristiwa terjadi di depan ruko kawasan Blok M. Korban, seorang perempuan, duduk di sebuah meja luar ruangan. Ponselnya ditaruh begitu saja di atas meja, dekat tas. Pelaku, pria berbaju kemeja dan bertopi, terlihat mondar-mandir beberapa saat. Menunggu kesempatan. Saat perhatian korban dan temannya teralihkan, tangannya bergerak cepat. Ponsel raib, dan pelaku pun melengos pergi tanpa menarik perhatian.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar