Kadin Siapkan Strategi Jitu Tarik Investor Global Jelang Pertemuan ABAC 2026

- Jumat, 06 Februari 2026 | 00:40 WIB
Kadin Siapkan Strategi Jitu Tarik Investor Global Jelang Pertemuan ABAC 2026

MURIANETWORK.COM - Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan APEC Business Advisory Council (ABAC) pada 7-9 Februari 2026. Menyambut momentum strategis ini, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia tengah mempersiapkan sejumlah langkah konkret untuk menarik lebih banyak aliran investasi asing langsung (FDI), yang saat ini berkisar di angka USD60 miliar. Fokus utamanya adalah menciptakan ekosistem yang aman dan menarik bagi para investor global.

Strategi Kadin: Menjadi Jembatan bagi Investor

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menegaskan peran organisasinya sebagai fasilitator. Dalam strategi yang disiapkan, Kadin tidak hanya akan mempromosikan peluang, tetapi lebih jauh lagi, berupaya menjadi penghubung yang mereduksi risiko bisnis bagi investor asing yang ingin masuk ke pasar Indonesia. Kunci dari strategi ini terletak pada proses asimilasi dan penyediaan mitra lokal.

Anindya menjelaskan, “Di situ akan banyak terjadi asimilasi antara ABAC Indonesia dan juga ABAC negara-negara lain. Setiap negara mempunyai keinginan masing-masing dan kita juga akan memperkenalkan supaya mereka juga nyaman karena di sini ada kawannya atau istilahnya partnernya yang di-risk atau mereduksi risikonya,” tuturnya saat ditemui di Kementerian Luar Negeri, Kamis (5/3/2026).

Target Meningkatkan Realisasi Investasi

Langkah-langkah tersebut secara khusus ditujukan untuk mendongkrak realisasi investasi asing langsung. Kadin berkomitmen memanfaatkan momentum pertemuan tingkat tinggi ini untuk meyakinkan para pemodal global agar meningkatkan komitmen mereka di Indonesia, tentunya dengan koordinasi yang erat bersama pemerintah.

“Investasi kita kan FDI itu USD60 miliar. Kita berharap dengan melihat ada begitu banyaknya pasar ini ya kita bisa meyakinkan mereka mumpung mereka di sini untuk menambah FDI yang dibutuhkan oleh Indonesia dan tentunya Kementerian Investasi. Jadi kita fokus untuk membesarkan investasi,” jelas Anindya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar