Di California Science Center, Los Angeles, udara terasa berbeda awal Februari lalu. Pameran bertajuk "Mummies of the World" baru saja dibuka, dan salah satu daya tarik utamanya adalah keluarga Orlovits. Ya, mumi mereka, yang ditemukan tersembunyi di sebuah ruang bawah tanah gereja di Vac, Hungaria, kini bisa disaksikan publik.
Namun begitu, keluarga Orlovits bukan satu-satunya yang hadir. Pameran ini menghimpun lebih dari 30 mumi, baik manusia maupun hewan. Asalnya beragam banget, dari Amerika Selatan, Eropa, sampai tentu saja Mesir Kuno. Beberapa terawetkan secara alami karena kondisi lingkungan, sementara yang lain adalah hasil proses pengawetan yang disengaja dengan teknik rumit.
Menurut pengelola, ada sejumlah spesimen baru yang sebelumnya belum pernah dipamerkan di Los Angeles. Jadi, buat penggemar sejarah, ini kesempatan langka.
Melalui rangkaian koleksi ini, pengunjung diajak berkelana. Menelusuri jejak sejarah dan budaya yang beragam, sekaligus memahami bagaimana berbagai peradaban di dunia memandang kehidupan, kematian, dan upaya mereka mengawetkan jasad. Pameran ini bukan sekadar pertunjukan benda kuno, tapi lebih seperti jendela waktu yang memikat.
Artikel Terkait
Pajak Badan Ditargetkan Tembus Rp 1.000 Triliun pada 2025, Ini Strategi Pemerintah
Pramono Anung Beri Sinyal Tegas: Spanduk Parpol Izin Habis Langsung Ditertibkan
SKK Migas Pacu 39 Sumur Potensial untuk Kejar Target Produksi Minyak
KPK Gelar Dua OTT dalam Sehari: Banjarmasin dan Jakarta Jadi Sasaran