JAKARTA – Untuk pertama kalinya sejak ditunjuk, John Herdman akhirnya merasakan langsung atmosfer sepakbola Indonesia. Pelatih baru Timnas Indonesia itu hadir di tribune VVIP Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat malam lalu, menyaksikan laga Persija Jakarta kontra Madura United. Gairah para pendukung lokal, rupanya, langsung menyita perhatiannya.
Pertandingan pekan ke-18 Super League 2025-2026 itu berlangsung dengan intens. Herdman, yang sebelumnya hanya memantau lewat rekaman, tampak antusias. Ia mengaku terkesan.
"Ya, itu pertandingan yang bagus, intensitasnya bagus," ujar Herdman, tiga hari setelah pertandingan.
"Ini pertandingan pertama saya saksikan langsung. Jadi, senang mendengar, anda tahu, kualitas para penggemar. Saya pikir, terasa seperti penonton sepakbola sungguhan," tegas pria asal Inggris itu.
Menurutnya, pengalaman langsung ini memberinya gambaran yang lebih nyata. Bukan cuma soal suporter, tapi juga karakter pemain di lapangan. Ia melihat hal-hal yang bisa diandalkan.
"Saya dapat melihat para pemain dapat bertahan. Jadi, itu kabar baik bagi saya, karena saya suka memainkan permainan dengan intensitas tinggi," jelas Herdman.
Observasi ini tentu jadi modal berharga. Bekal untuk membangun Skuad Garuda yang ia pimpin.
Di sisi lain, agenda Herdman bersama Timnas Indonesia sudah menanti. Tahun 2026 ini jadwalnya padat. Pada akhir Maret nanti, Indonesia akan tampil di FIFA Series. Lalu ada serangkaian FIFA Matchday yang tersebar di bulan Juni, September, Oktober, dan November.
Tak ketinggalan, target besar adalah Piala AFF 2026 yang digelar mulai akhir Juli hingga Agustus. Banyak pekerjaan rumah, dan semangat dari tribun seperti yang ia saksikan Jumat malam itu, mungkin jadi salah satu penyemangatnya.
Artikel Terkait
Gubernur Papua Tegaskan Tanah Masyarakat Depapre Tak Akan Dibeli untuk Proyek Pusat Perikanan
Mesir Gelar Latihan Perang 100 Meter dari Perbatasan Israel, Kerahkan Tank dan Rudal
Pemerintah Akan Umumkan Aturan Baru Outsourcing Sebelum May Day 2026
Mantan Finalis Putri Indonesia Riau Jadi Tersangka Dokter Kecantikan Gadungan, 15 Korban Alami Cacat Permanen