Kalau bicara soal ikon wisata Hong Kong, Ngong Ping 360 pasti masuk daftar. Tempat ini terkenal dengan kereta gantungnya yang memukau. Nah, belakangan, destinasi itu makin gencar berbenah diri untuk menyambut wisatawan Muslim. Berbagai fasilitas pendukung pun disiapkan.
Menurut James Tung, Managing Director Ngong Ping 360 Hong Kong, komitmen mereka sebagai destinasi ramah Muslim terus diperkuat. Targetnya jelas: menarik lebih banyak pengunjung dari Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
"Kami konsisten memperkuat posisi sebagai destinasi ramah Muslim, khususnya bagi wisatawan dari Indonesia dan Asia Tenggara. Kami juga mendapat penghargaan Muslim-Friendly Attraction of the Year dalam Halal in Travel Awards 2025," ujar James dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, Rabu (21/1).
Upaya itu ternyata membuahkan hasil. Baru-baru ini, mereka bahkan menyabet penghargaan "Muslim-Friendly Attraction of the Year".
Lalu, fasilitas seperti apa yang disediakan? Di Ngong Ping Village, misalnya, sudah tersedia ruang salat yang terpisah untuk pria dan wanita. James menekankan, fasilitas ini sengaja dibuat terpisah, berbeda dengan tempat lain yang sering menggabungkannya.
"Ruang salat yang kami siapkan juga terpisah untuk pria dan wanita, biasanya di tempat lain di gabung. Ruang salat ini ada di Ngong Ping Village," ungkapnya.
"Kami juga menyediakan fasilitas ibadah lengkap, termasuk abaya, sajadah, Al-Qur'an, tasbih, serta area wudu dengan toilet ramah air," lanjut James.
Tak cuma itu. Bagi yang ingin berbelanja oleh-oleh, tersedia produk patiseri dari Imperial Pattiserie yang sudah bersertifikat halal. Semua bisa ditemukan di toko suvenir NP360.
Dari Siang Hingga Malam: Perayaan 20 Tahun
Di sisi lain, Ngong Ping 360 sendiri sebenarnya telah beroperasi sejak 2006. Destinasi ini menawarkan pengalaman kelas dunia lewat kereta gantung dan area Ngong Ping Village. Perjalanan dengan cable car-nya sejauh 5,6 km, dan disebut-sebut sebagai sistem bi-cable ropeway terpanjang di Asia.
Bayangkan, dalam sekitar 25 menit perjalanan, Anda disuguhi pemandangan 360 derajat yang luar biasa. Dari Laut Cina Selatan, North Lantau Country Park, Bandara Internasional Hong Kong, hingga Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Makau dan patung Big Buddha yang ikonik itu.
Kereta gantungnya sendiri punya beberapa pilihan. Yang standar, kabinnya sebagian berkaca. Lalu ada Crystal Cabin dengan lantai kaca transparan cocok untuk yang berani. Terakhir, ada Crystal Cabin yang diluncurkan akhir 2022. Kabin yang terakhir ini menawarkan visibilitas hampir 80 persen, bikin pemandangan terasa lebih imersif dan tanpa halangan.
Nah, yang menarik, tahun ini mereka genap berusia 20 tahun. Untuk merayakannya, Ngong Ping 360 meluncurkan kampanye "Day to Night". Intinya, mereka menghidupkan kembali pengalaman naik kereta gantung di malam hari yang sudah lama dinanti-nantikan.
Rencananya, layanan malam ini akan tersedia pada 6 akhir pekan terpilih selama musim panas. Jam operasionalnya bakal diperpanjang sampai pukul 21.00 waktu setempat.
Tak ketinggalan, Festival Musim Panas juga akan digelar. Akan ada berbagai pertunjukan, spot foto ikonik, dan dekorasi lampu neon yang akan menerangi kereta gantung serta desa saat malam tiba. Bahkan, live music di bawah langit malam pun siap memeriahkan suasana.
Artikel Terkait
Ledakan Bom Bunuh Diri di Rumah Dinas, Menteri Pertahanan Mali Tewas
Pemerintah Siapkan Aturan Rantai Pasok Bahan Baku Lokal untuk Program Makan Bergizi Gratis
Pertempuran Antar Etnis di Chad Timur Tewaskan 42 Orang, Picu Respons Cepat Pemerintah
IHSG Diprediksi Masih Tertekan di Zona Merah, Terbayangi Efek Rebalancing MSCI