Rahasia Tak Tertulis di Dapur Padang: Bawang Merah Harus Lebih Banyak!

- Kamis, 08 Januari 2026 | 13:06 WIB
Rahasia Tak Tertulis di Dapur Padang: Bawang Merah Harus Lebih Banyak!

Membuat masakan Padang yang rasanya mirip seperti di rumah makan aslinya, ternyata ada rahasianya. Salah satu kuncinya ada pada bumbu, dan cara mengolahnya. Bahkan, soal takaran bawang merah dan bawang putih saja, ada aturan tak tertulis yang harus diikuti.

Beberapa waktu lalu, Minangkabau Chef Dian Anugrah berbagi cerita soal hal ini. Saat ditemui, Uda Dian begitu ia biasa disapa sedang sibuk mempraktikkan cara membuat gulai ikan masin. Dalam masakan itu, dua bumbu utamanya tak lain adalah bawang merah dan bawang putih.

Menurutnya, menakar bumbu tidak boleh asal-asalan. Salah sedikit, bisa-bisa rasa hidangan jadi berantakan.

"Kadang di rumah kan kita jarang masak pakai timbangan. Ambil saja langsung pakai perkiraan. Tapi ya jangan sembarangan ambil. Kalau asal comot, nanti hasilnya jadi apa?" ujar Uda Dian.

Nah, untuk takaran yang pas, ia punya patokan mudah. Misalnya, kalau kamu pakai 10 sampai 12 butir bawang merah, bawang putihnya cuma seperempat atau maksimal sepertiga dari jumlah itu.

"Itu hukumnya. Jadi kalau mau masak apa pun, lebih gampang mengira-ngira takarannya," lanjutnya.

Di sisi lain, cara mengolahnya juga punya trik. Orang Minang biasanya menghaluskan bawang merah sebentar saja, alias diulek kasar. Teksturnya yang masih tersisa justru memberi sensasi berbeda saat dimakan rasa dan aromanya lebih keluar.

Intinya, dalam masakan Padang, bawang merah punya takhta lebih tinggi dibanding bawang putih. Itu prinsip dasarnya.

Jadi, kalau mau masakan Padang buatanmu terasa legit dan mendekati aslinya, ingat baik-baik: porsi bawang merah harus lebih dominan. Jangan sampai terbalik!

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar