Detik-Detik Terakhir Rosidah di Pelukan Mansyur S

- Senin, 05 Januari 2026 | 15:54 WIB
Detik-Detik Terakhir Rosidah di Pelukan Mansyur S

Ia pun berpesan, “Untuk itu hati-hati untuk yang mengidap diabetes, bila drop gula darah cepat periksa ke dokter. Karena ternyata akibat dari drop-nya itu, memori yang kena, lupa.”

Namun begitu, di ujung waktu, ada secabar cahaya. Mansyur bersyukur karena ingatan sang istri sempat kembali sesaat. “Tadi pagi ini dia masih nanya sama ponakan saya, 'Di mana Ayah?'. Allah masih kasih ingatan, langsung berdekatan dengan saya sehari-hari,” ujarnya, mencoba menemukan penghiburan di tengah duka.

56 Tahun Mengarungi Lautan Hidup

Mereka telah menempuh perjalanan panjang. Pernikahan yang dimulai pada 7 Maret 1970 itu hampir genap 56 tahun. Bagi Mansyur, Rosidah adalah teman sejati yang setia menemani dari titik nol.

Suaranya terdengar hangat saat memuji kesetiaan dan pelayanan Rosidah. “Wah, luar biasa. Saya kira kalau kita dulu belum kawin kan selalu doa, mudah-mudahan dapat istri yang setia, yang ibadah, yang masakannya enak. Jadi semua saya dapati,” jelasnya. Sebuah pengakuan sederhana yang bicara banyak tentang cinta yang telah bertahan lebih dari setengah abad.

Peristirahatan Terakhir di Dekat Keluarga

Rosidah akan dimakamkan di pemakaman keluarga, tak jauh dari rumah mereka di Jatinegara. Lokasinya berada di depan sebuah masjid. Pilihan ini diambil Mansyur agar istrinya bisa berdekatan dengan orang tua dan sanak saudara yang telah pergi lebih dulu.


Halaman:

Komentar