“Melalui Kemensos, pemerintah membantu untuk membeli isian rumah sebesar Rp3 juta per keluarga. Kita juga akan membantu untuk kebutuhan hidup terutama dalam membeli lauk-lauk sebesar Rp450 ribu per orang per bulan, selama 3 bulan,”
Gus Ipul menegaskan, bantuan tunai untuk pengisian rumah dan santunan luka itu diberikan sekali. Sementara bantuan hidup untuk lauk pauk itu akan mengalir selama tiga bulan penuh. Tujuannya jelas: memberi napas bagi korban agar bisa bangkit bertahap.
Di sisi lain, di tengah kunjungannya, Gus Ipul menyempatkan diri meninjau dapur umum. Dapur yang dikelola relawan Tagana ini luar biasa, bisa memproduksi lebih dari 5.000 porsi makanan setiap harinya untuk korban banjir.
“Terima kasih ya teman-teman Tagana teman-teman relawan yang terus berbuat kebaikan untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana Ini,”
Ucapannya singkat, tapi terasa hangat. Sebuah apresiasi untuk semua pihak yang bergerak di lapangan, mengulurkan tangan saat bencana datang.
Artikel Terkait
Kemacetan dan Infrastruktur yang Tersendat Ancam Pesona Bali di Mata Wisatawan
Benteng Pendem Ambarawa: Kisah yang Kini Bisa Disambung Kembali
Setelah 29 Tahun, Kisah Cinta Ridwan Kamil dan Atalia Berakhir di Pengadilan Agama
Sekutu Trump Ancam Bunuh Khamenei di Tengah Gelombang Demo Iran