Operasi Lilin 2025 resmi berakhir. Setelah digelar selama masa Natal dan Tahun Baru, hasilnya cukup menggembirakan: angka kecelakaan dan korban jiwa di jalan raya berhasil ditekan dibanding tahun sebelumnya.
Menurut Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, operasi yang berlangsung dari 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 itu menunjukkan tren positif. Agus memaparkan datanya langsung kepada awak media pada Sabtu (3/1/2025).
"Jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2024 tercatat 3.430 kejadian, sedangkan tahun 2025 tercatat 3.183 kejadian, sehingga mengalami penurunan 247 kejadian atau kurang lebih 7,20 persen," jelas Agus.
"Korban meninggal dunia tahun 2024 tercatat 553 orang, turun menjadi 403 orang pada tahun 2025. Artinya, ada penurunan 150 orang atau sekitar 27,12 persen," sambungnya.
Pencapaian ini tentu bukan tanpa usaha. Selama musim mudik Nataru, polisi menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas. Skemanya macam-macam, mulai dari sistem satu arah hingga contraflow dengan membuka lajur tambahan.
Agus menilai upaya itu cukup berhasil. "Secara umum, pelaksanaan rekayasa lalu lintas berjalan aman, tertib, dan terkendali. Juga efektif menjaga kelancaran arus lalu lintas di ruas-ruas strategis selama Operasi Lilin," ujarnya.
Lalu, bagaimana dengan arus kendaraannya? Polisi juga mencatat pergerakan mobil dari empat gerbang tol utama: Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa. Pencatatan dilakukan dalam rentang 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Hasilnya, kendaraan yang keluar dari Jakarta mencapai 2.638.186 unit. Sementara yang masuk ke Ibu Kota sekitar 2.472.184 unit.
"Kalau dibandingkan periode Operasi Lilin tahun sebelumnya, arus keluar Jakarta ini naik. Itu mencerminkan meningkatnya pergerakan masyarakat yang berlibur ke luar wilayah," papar Agus.
Di sisi lain, arus masuk ke Jakarta terpantau relatif stabil. Tidak ada kepadatan yang berarti atau kemacetan parah.
Agus melihat ini sebagai indikasi positif. "Ini menandakan arus balik bisa dikendalikan dengan baik. Pergerakannya tersebar secara merata," pungkasnya.
Artikel Terkait
Bapanas Temukan Pelanggaran HET Minyakita di Pasar Depok
Kevin Diks Pulih, Gladbach Andalkan Bek Kanan untuk Perbaiki Pertahanan di Freiburg
Pemerintah Buka Impor Ayam AS untuk Bibit, Janjikan Perlindungan Peternak Lokal
Pemerintah Serahkan SK HKM dan TORA untuk Lebih dari 650 Hektare Lahan kepada Petani Banyuwangi