“Jadi itu bisa kita antisipasi, anggota kita yang perintis bisa antisipasi. Itu mereka kan janjian, seperti menyalakan petasan, itu kan tanda kode biasa seperti itu kan. Nah kita sudah tahu, kita langsung antisipasi pas ada petasan, dari situ sebelum adanya tawuran langsung kita urai, kita pisahkan, kemudian hingga aman,” papar Alfian.
Dengan kata lain, situasi berhasil dikendalikan sebelum eskalasi yang lebih buruk terjadi. Meski begitu, rekaman video yang beredar cukup memberi gambaran tentang betapa berbahayanya aksi nekat mereka. Kembang api yang seharusnya menghiasi langit malah diarahkan ke sesama.
Kejadian ini tentu menjadi catatan kelam di awal tahun. Polisi mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak muda di momen-momen keramaian seperti tahun baru.
Artikel Terkait
Mentan: Stok Beras Nasional Capai 5 Juta Ton, Tertinggi Sejak Indonesia Merdeka
BGN Jelaskan Alasan Anggarkan Rp113 Miliar untuk Jasa Event Organizer
Inflasi AS Melonjak ke Level Tertinggi Setahun Akibat Konflik Iran dan Harga BBM
Wamenkominfo: Infrastruktur Telekomunikasi Kunci Utama AI untuk Dongkrak Pertanian