Harga BBM Pertamina turun mulai hari ini. Ya, tepat di awal tahun 2026, PT Pertamina (Persero) resmi memberlakukan harga baru untuk sejumlah produk bahan bakar minyak non-subsidi mereka. Kabar baik buat pengguna Pertamax dan sejenisnya, karena harganya rata-rata turun dibanding posisi Desember lalu.
Pengumuman resmi dari perusahaan BUMN itu keluar pada Rabu, 31 Desember 2025. Dalam rilisnya, Pertamina menyebut penyesuaian ini dilakukan untuk mengimplementasikan aturan baru pemerintah, yaitu Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022.
Nah, untuk yang penasaran detail perubahannya, begini kira-kira rincian di DKI Jakarta. Pertamax yang sebelumnya Rp12.750 per liter, sekarang jadi Rp12.350. Lumayan, turun Rp400. Untuk yang lebih tinggi, Pertamax Turbo turun dari Rp13.650 menjadi Rp13.400 per liter.
Produk lain juga ikutan turun. Pertamax Green 95 sekarang Rp13.150 dari sebelumnya Rp13.500. Dexlite dan Pertamina Dex mengalami penurunan yang lebih signifikan. Dexlite turun Rp1.200 jadi Rp13.500, sementara Pertamina Dex turun Rp1.400 ke level Rp13.600 per liter.
Namun begitu, nasib berbeda dialami BBM subsidi. Untuk produk seperti Pertalite dan Solar, harganya tetap tidak berubah. Masih di angka Rp10.000 dan Rp6.800 per liter. Jadi, bagi masyarakat yang mengandalkan jenis bahan bakar ini, tak perlu khawatir ada kenaikan di awal tahun.
Perlu diingat, harga ini berbeda-beda di tiap wilayah. Secara umum, daerah di Jawa, Bali, dan sekitarnya menikmati harga yang lebih rendah. Sementara wilayah seperti Sumatera Barat, Riau, atau Kalimantan Selatan harganya sedikit lebih tinggi. Daerah Free Trade Zone (FTZ) seperti Sabang dan Batam mendapat harga khusus yang lebih murah lagi.
Berikut daftar lengkap harga BBM Pertamina per 1 Januari 2026 untuk seluruh Indonesia:
Aceh
Pertamax: Rp12.500/liter
Pertamax Turbo: Rp13.400/liter
Dexlite: Rp13.800/liter
Pertamina Dex: Rp13.900/liter
Free Trade Zone (FTZ) Sabang
Pertamax: Rp11.500/liter
Dexlite: Rp12.600/liter
Sumatera Utara
Pertamax: Rp12.500/liter
Pertamax Turbo: Rp13.400/liter
Dexlite: Rp13.800/liter
Pertamina Dex: Rp13.900/liter
Sumatera Barat
Pertamax: Rp12.800/liter
Pertamax Turbo: Rp13.700/liter
Dexlite: Rp14.100/liter
Pertamina Dex: Rp14.200/liter
Riau
Pertamax: Rp12.950/liter
Pertamax Turbo: Rp14.000/liter
Dexlite: Rp14.100/liter
Pertamina Dex: Rp14.200/liter
Kepulauan Riau
Pertamax: Rp12.950/liter
Pertamax Turbo: Rp14.000/liter
Dexlite: Rp14.100/liter
Pertamina Dex: Rp14.200/liter
Free Trade Zone (FTZ) Batam
Pertamax: Rp11.850/liter
Pertamax Turbo: Rp12.750/liter
Dexlite: Rp12.800/liter
Pertamina Dex: Rp12.900/liter
Jambi
Pertamax: Rp12.650/liter
Pertamax Turbo: Rp13.700/liter
Dexlite: Rp13.800/liter
Pertamina Dex: Rp13.900/liter
Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung
Pertamax: Rp12.650/liter
Pertamax Turbo: Rp13.700/liter
Dexlite: Rp13.800/liter
Pertamina Dex: Rp13.900/liter
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur
Pertamax: Rp12.350/liter
Pertamax Turbo: Rp13.400/liter
Pertamax Green 95: Rp13.150/liter
Dexlite: Rp13.500/liter
Pertamina Dex: Rp13.600/liter
Bali, Nusa Tenggara Barat
Pertamax: Rp12.350/liter
Pertamax Turbo: Rp13.400/liter
Dexlite: Rp13.500/liter
Pertamina Dex: Rp13.600/liter
Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat
Pertamax: Rp12.650/liter
Pertamax Turbo: Rp13.700/liter
Dexlite: Rp13.800/liter
Pertamina Dex: Rp13.900/liter
Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara
Pertamax: Rp12.950/liter
Pertamax Turbo: Rp14.000/liter
Dexlite: Rp14.100/liter
Pertamina Dex: Rp14.200/liter
Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat Daya
Harga bervariasi untuk Pertamax di kisaran Rp12.650/liter dan Dexlite sekitar Rp13.800/liter. Beberapa wilayah juga menjual Pertamina Dex dan Pertamax Turbo dengan harga spesifik.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pencurian Batik Senilai Rp1,3 Miliar di Inacraft JCC
Festival Imlek 2026 di Bundaran HI Meriah, Angkat Tema Bhinneka Tunggal Ika
Ornamen Imlek di Bundaran HI Viral, Warga Ramai Datang Lihat Langsung
Mensos: 2.000 Peserta BPJS PBI Beralih ke Skema Mandiri Usai Reaktivasi