India mengklaim telah mengambil alih posisi Jepang. Bukan sembarang posisi, melainkan peringkat keempat dalam daftar ekonomi terbesar dunia. Klaim ini disampaikan untuk tahun 2025, meski ada catatan penting di baliknya.
Konfirmasi resmi, tentu saja, masih menunggu rilisnya angka PDB tahunan final awal tahun depan. Tapi pemerintah India sudah optimis. Mereka bahkan melangkah lebih jauh dengan memproyeksikan bakal menggeser Jerman dari posisi ketiga dalam kurun dua setengah hingga tiga tahun ke depan.
“India termasuk di antara negara besar yang tumbuh paling cepat di dunia dan berada pada posisi yang baik untuk mempertahankan momentum ini,” begitu bunyi dokumen pemerintah yang dikutip.
Dokumen itu juga menyebut, dengan PDB sekitar 4,18 triliun dolar AS, India diyakini sudah melampaui Jepang. Target selanjutnya? Mencapai 7,3 triliun dolar AS pada 2030.
Di sisi lain, lembaga seperti IMF punya perkiraan yang sedikit berbeda. Mereka memprediksi peralihan posisi baru akan terjadi pada 2026, dengan PDB India diproyeksikan 4,51 triliun dolar AS, mengungguli Jepang yang diperkirakan 4,46 triliun dolar AS.
Lonjakan India ini sebenarnya bukan hal baru. Sejak 2022, mereka sudah berhasil menduduki peringkat kelima setelah mengalahkan ekonomi Inggris, mantan penguasanya dulu.
Namun begitu, ada satu angka yang perlu diingat. PDB per kapita India masih jauh tertinggal, hanya sekitar 2.694 dolar AS di 2024. Angka itu kira-kira 12 kali lebih kecil dari Jepang dan 20 kali lebih kecil dari Jerman. Ini menunjukkan bahwa meski ukuran ekonomi secara keseluruhan membesar, tantangan pemerataan kesejahteraan penduduknya masih sangat nyata.
Artikel Terkait
Kementerian Pertanian Alokasikan Rp336 Miliar untuk Rehabilitasi Lahan Sawah di Sumatera
Menteri Koperasi Dorong Kospin Jasa Percepat Operasional Kopdes Merah Putih
Wagub Banten Dukung Program Religi iNews Cahaya Hati Cahaya Indonesia
Data IDF: Lebih dari 50.000 Personel Militer Israel Pegang Kewarganegaraan Asing