Menjelang pergantian tahun, Menteri Agama Nasaruddin Umar punya pesan khusus untuk publik. Ia mengajak semua pihak untuk mengisi hari-hari terakhir di tahun 2025 ini dengan sesuatu yang lebih bermakna. Bukan dengan pesta pora atau hura-hura yang menurutnya cuma buang-buang waktu saja.
"Penghujung tahun ini mari kita isi dengan refleksi, doa, dan kegiatan yang membawa keberkahan," tegas Menag, Minggu lalu.
Lebih lanjut ia menambahkan, "Jangan dihabiskan dengan hura-hura yang tidak memberi manfaat bagi diri, masyarakat, maupun bangsa."
Ajakan itu bukan sekadar retorika. Nasaruddin Umar juga menyoroti kondisi di Sumatera, di mana banyak warga masih berjuang menghadapi musibah. Di sinilah, katanya, semangat kepedulian sosial harus benar-benar diwujudkan. Bantuan, sekecil apapun bentuknya, akan sangat berguna bagi mereka yang sedang kesusahan.
"Solidaritas dan empati adalah wujud nyata ajaran Al-Qur’an," ujarnya.
"Saat saudara kita tertimpa musibah, kehadiran dan bantuan kita, sekecil apa pun, sangat berarti."
Tak lupa, pesannya juga tertuju pada kalangan mahasiswa. Menag meminta mereka untuk lebih banyak bersyukur atas segala pencapaian setahun terakhir. Rasa syukur itu, imbuhnya, jangan cuma di mulut. Tapi harus jadi energi untuk belajar lebih giat lagi dan berkontribusi nyata buat negeri.
Di sisi lain, ada satu hal lain yang ditekankannya: doa bersama. Nasaruddin mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kampus, untuk mendoakan kerukunan dan kedamaian Indonesia. Harapannya jelas, agar bangsa ini terhindar dari perpecahan dan terus bisa menjaga persatuan di tengah perbedaan.
"Kerukunan dan kedamaian adalah modal utama pembangunan bangsa," jelas Menag.
"Kita mohon kepada Allah SWT agar Indonesia selalu berada dalam lindungan-Nya, damai, bersatu, dan maju."
Seruannya ini datang di saat banyak orang sibuk merencanakan perayaan. Sebuah pengingat bahwa di balik hingar-bingar pergantian tahun, ada ruang untuk hening sejenak, berbagi, dan tentu saja, berharap untuk Indonesia yang lebih baik di tahun mendatang.
Artikel Terkait
IISIA Serukan Penguatan Kedaulatan Baja Nasional di Tengah Gempuran Impor
Arab Saudi Kirim 100 Ton Kurma untuk Ramadan, Sebagian untuk Pembukaan Masjid Raya IKN
Kementerian PU Siapkan Tanggul Permanen untuk Atasi Banjir di Tol Tangerang-Merak
BPS Verifikasi 27.173 Keluarga Penerima Bantuan Perbaikan Rumah Pascabencana di Sumatera