"Pemprov DKI Jakarta berkomitmen menggunakan anggaran secara optimal agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga Jakarta,” tandasnya.
Nah, kalau dibandingin dengan tahun sebelumnya, anggaran 2026 ini memang lebih kecil. Tahun 2025, APBD DKI mencapai Rp91,86 triliun. Artinya, terjadi penurunan sekitar Rp10,54 triliun. Lumayan signifikan.
Penyebab utamanya? Turunnya transfer dana dari pemerintah pusat. Pendapatan dari Transfer ke Daerah (TKD) yang sebelumnya Rp26,14 triliun pada 2025, menyusut drastis jadi hanya Rp11,16 triliun di tahun depan. Penurunan paling tajam terjadi pada alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak, yang anjlok hingga Rp14,79 triliun. Jadi, meski angkanya tetap triliunan, pemerintah daerah harus bekerja lebih cermat dengan sumber daya yang relatif lebih terbatas.
Kini, tinggal menunggu eksekusi di lapangan. Apakah janji penanganan kemacetan, banjir, dan sampah itu bisa benar-benar terwujud.
Artikel Terkait
Bapanas Pastikan Distribusi Bantuan Pangan Berlanjut hingga April
Arus Mudik Lebaran 2026 Capai 3,5 Juta Kendaraan, Ruas Solo-Yogya Tembus 92%
KPK Catat 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN Jelang Batas Akhir
Arus Balik Lebaran 2026 Masih Padat, Kedatangan di Stasiun Jakarta Capai 52.896 Penumpang