"Pemprov DKI Jakarta berkomitmen menggunakan anggaran secara optimal agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga Jakarta,” tandasnya.
Nah, kalau dibandingin dengan tahun sebelumnya, anggaran 2026 ini memang lebih kecil. Tahun 2025, APBD DKI mencapai Rp91,86 triliun. Artinya, terjadi penurunan sekitar Rp10,54 triliun. Lumayan signifikan.
Penyebab utamanya? Turunnya transfer dana dari pemerintah pusat. Pendapatan dari Transfer ke Daerah (TKD) yang sebelumnya Rp26,14 triliun pada 2025, menyusut drastis jadi hanya Rp11,16 triliun di tahun depan. Penurunan paling tajam terjadi pada alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak, yang anjlok hingga Rp14,79 triliun. Jadi, meski angkanya tetap triliunan, pemerintah daerah harus bekerja lebih cermat dengan sumber daya yang relatif lebih terbatas.
Kini, tinggal menunggu eksekusi di lapangan. Apakah janji penanganan kemacetan, banjir, dan sampah itu bisa benar-benar terwujud.
Artikel Terkait
KPK: 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN, Batas Akhir 31 Maret 2026
Upaya Pencurian Motor Gagal di Kos Makassar Berkat Kehadiran Pemilik
Harga Bawang dan Beras Naik, Cabai Merah Turun Drastis di Pasar Tradisional
Amran Sulaiman Ungkap Doa di Istiqlal dan Proyek Masjid 20 Ribu Jemaah di Makassar