Operasi penggeledahan digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di sejumlah lokasi, termasuk kantor dan rumah dinas Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya. Aksi ini bukan tanpa alasan. KPK sedang menyelidiki kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat sang bupati.
Dalam operasi tersebut, penyidik berhasil mengamankan barang bukti yang cukup signifikan. Tidak cuma dokumen, tapi juga uang tunai. Jumlahnya? Cukup fantastis, mencapai ratusan juta rupiah.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi temuan itu pada Rabu (17/12/2025).
"Selain menyita dokumen, ada sejumlah uang juga yang diamankan dan disita. Jumlahnya nanti kami akan cek persisnya berapa, informasi awal mencapai ratusan juta rupiah," ujar Budi.
Artikel Terkait
Target Juni 2026, Pembangunan Tahap II Sekolah Rakyat Masih Tersisa 105 Sekolah
Kepala BAIS TNI Letjen Yudi Abrimantyo Lengser, Terkait Kasus Penyiraman Aktivis
Mendagri Tito Karnavian Minta Pemda Hemat Anggaran, Prioritas untuk Kepentingan Publik
Jasa Marga Beri Diskon 30% Tarif Tol di Sembilan Ruas untuk Arus Balik Lebaran