Akses Logistik Terbuka, Pemulihan Pasca-Banjir Sumatra Barat Mulai Terlihat

- Sabtu, 06 Desember 2025 | 14:40 WIB
Akses Logistik Terbuka, Pemulihan Pasca-Banjir Sumatra Barat Mulai Terlihat

Kabarnya, akses ke seluruh wilayah terdampak banjir di Sumatra Barat kini sudah bisa dijangkau. Gubernur Mahyeldi Ansharullah memastikan hal itu, meski untuk beberapa lokasi, aksesnya masih terbatas. Hanya kendaraan roda dua, helikopter, atau pesawat kecil yang bisa masuk.

Dengan terbukanya jalur ini, pengiriman bantuan logistik pun diharapkan bisa lebih cepat dan tepat sasaran. “Alhamdulillah, saat ini seluruh wilayah sudah dapat diakses. Tidak ada lagi daerah yang terisolasi,” kata Mahyeldi dalam keterangannya, Sabtu lalu.

Dia menambahkan, kondisi jalan di sejumlah titik mulai menunjukkan perbaikan. Ruas-ruas yang sempat tertutup material longsor, perlahan mulai bisa dilalui lagi.

“Dari hasil tinjauan lapangan, jalur menuju Maninjau dan Agam sudah bisa dilewati sepeda motor. Begitu juga dengan jalur Lembah Anai yang kini mulai terbuka,” jelasnya.

Namun begitu, situasinya belum seratus persen mulus. Di beberapa tempat, perbaikan masih terus berlangsung karena kerusakan yang cukup parah. Kabupaten Pesisir Selatan dan Tanah Datar, misalnya, masih berjibaku dengan jembatan rusak dan longsoran yang berat. Tim dari Balai Pelaksana Jalan Nasional PUPR disebut masih bekerja keras menangani keadaan darurat di berbagai lokasi.

Di sisi lain, layanan dasar untuk warga mulai berangsur normal. Listrik dan air bersih pelan-palan menyala kembali. Meski begitu, petugas PLN masih sibuk memperbaiki jaringan di Agam, Maninjau, Bayang, dan sebagian Lima Puluh Kota. “Proses perbaikan jaringan listrik terus berjalan karena banyak tiang yang roboh dan jalur yang belum stabil. PLN bekerja siang malam untuk menormalkan kembali pasokan listrik," ujar Mahyeldi.

Soal kebutuhan pokok, bantuan sudah mengalir. Hingga saat ini, sekitar 300 ton beras telah didistribusikan ke daerah-daerah yang paling membutuhkan. Penyalurannya lewat dapur umum yang dikelola Dinas Sosial, pemerintah daerah, serta TNI dan Polri.

“Beras dan logistik sudah kami kirim ke dapur umum di berbagai daerah. Dapur-dapur ini menyuplai kebutuhan harian masyarakat terdampak,” katanya.

Bantuan juga datang dari mana-mana. Tak cuma dari dalam provinsi, tapi juga dari tetangga seperti Riau dan Jambi. Lembaga kemanusiaan dan sejumlah perusahaan nasional turut mengirimkan bantuan melalui posko-posko terpadu yang telah disiapkan.

Penanganan pascabencana ini jelas melibatkan banyak pihak. Pemerintah provinsi dan kabupaten tentu jadi ujung tombak, tetapi mereka didukung penuh oleh BNPB, kementerian/lembaga, TNI, Polri, bahkan anggota DPR RI yang turun langsung melihat kondisi di lapangan.

“Alhamdulillah, seluruh pihak sudah bergerak. Dari pemerintah pusat, DPR, hingga dunia usaha turun langsung membantu. Ini bentuk nyata kebersamaan,” ungkap Gubernur.

Masa tanggap darurat sendiri ditetapkan hingga 8 Desember nanti. Fokusnya jelas: memulihkan akses, menyalurkan bantuan, dan mengembalikan pelayanan dasar untuk masyarakat. Kerusakan yang dicatat pun tidak main-main: 121 jembatan rusak, puluhan kilometer jalan putus, plus kerusakan fasilitas pendidikan, kesehatan, rumah ibadah, dan lahan pertanian.

Menghadapi situasi seperti ini, Mahyeldi menekankan pentingnya bersatu. “Sekarang bukan waktunya saling menyalahkan. Saatnya kita bersatu membantu masyarakat. Sinergi ini harus dijaga agar proses pemulihan dan rehabilitasi berjalan cepat,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, dia mengajak masyarakat di daerah yang selamat untuk ikut membantu. Bantuan tenaga, logistik, atau sekadar dukungan moral, semuanya sangat berarti.

“Kita berharap masyarakat yang tidak terdampak ikut bergotong-royong membantu saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Dengan kebersamaan, insyaallah kita bisa pulih lebih cepat,” tutup Mahyeldi.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler