Menteri Keuangan Coba Moge Patroli, Malah Ungkap Lebih Nyaman Pakai Motor Bebek

- Kamis, 04 Desember 2025 | 09:15 WIB
Menteri Keuangan Coba Moge Patroli, Malah Ungkap Lebih Nyaman Pakai Motor Bebek

Dunia maya sempat dihebohkan oleh aksi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang nekat menjajal motor gede patroli. Uniknya, setelah mencoba, sang menteri justru mengaku lebih nyaman naik motor bebek biasa.

Momen itu ia bagi sendiri lewat akun TikTok pribadinya. Rupanya, Purbaya penasaran bagaimana rasanya mengendarai motor besar yang biasa dipakai untuk mengawal pejabat itu.

Motor yang dicobanya adalah BMW R 1300 GS Adventure. Ini salah satu andalan kepolisian untuk tugas pengawalan.

"Pagi tadi saya iseng aja nyobain moge patwal kepolisian yang sehari-hari bertugas di Kemenkeu," ujar Purbaya dalam unggahannya.

Ia melanjutkan, "Gak gampang dan berat motornya, sepertinya perlu keahlian khusus, apalagi menembus kemacetan Jakarta. Bisa zig-zag atau selap-selip di jalanan Jakarta yang macet? Gak gampang, Guys. Berat motornya... lebih enak pake motor bebek."

Di akhir videonya, ia bahkan bertanya ke warganet, "Kalian pake motor apa?"

Memang, motor itu bukan main besarnya. Panjangnya mencapai 2.280 mm dengan bobot total 269 kg. Bandingkan dengan motor bebek biasa, jauh lebih ringan. Bahkan, saat mau melepas standar dua saja, Purbaya terlihat agak kewalahan dan butuh bantuan dua stafnya.

Dari segi performa, jangan ditanya. BMW memasang mesin boxer 1.300 cc yang tenaganya bisa mencapai 145 hp. Akselerasinya ganas, dari 0 ke 100 km/jam cuma butuh 3,4 detik. Kecepatan puncaknya bisa nyampe 200 km/jam lebih.

Fitur-fitur canggih juga lengkap. Ada empat mode berkendara, mulai dari mode jalan biasa sampai mode off-road. Plus, cruise control, pemanas grip, dan suspensi elektronik. Soal konsumsi BBM, cukup irit untuk ukuran moge, sekitar 20 km per liter.

Namun begitu, semua kecanggihan itu punya harga yang tak main-main. Motor ini dibanderol mulai dari Rp 1,46 miliar hingga Rp 1,55 miliar, tergantung variannya.

Jadi, wajar saja kalau menteri kita itu lebih memilih motor bebek. Selain lebih enteng, kayaknya juga lebih pas buat nyelip-nyelip di tengah kemacetan ibu kota.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar