Erick Thohir Siap Hibur Korban Bencana dengan Bantuan Peralatan Olahraga

- Selasa, 02 Desember 2025 | 23:15 WIB
Erick Thohir Siap Hibur Korban Bencana dengan Bantuan Peralatan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyatakan kesiapannya untuk turun tangan pasca bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatera dan Aceh. Bantuannya? Akan difokuskan pada penyediaan alat-alat olahraga. Hal ini dia sampaikan usai menerima audiensi dari PBPI, Selasa kemarin.

Erick mengaku tak bisa tinggal diam melihat musibah yang terjadi. Namun begitu, dia menegaskan bahwa bentuk kontribusinya akan mengacu pada tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Kementerian yang dipimpinnya. Bantuan mendasar seperti logistik dan medis, menurutnya, adalah prioritas utama saat ini.

"Kami dari Kemenpora menyampaikan turut berduka cita kepada para korban bencana banjir yang berada di Sumatera dan beberapa tempat lain," ujar Erick.

"Kami tentu ingin berperan aktif tetapi setelah atau pasca pemulihan. Karena kami ingin juga membantu para korban selamat hibur dengan kebahagiaan tentu dengan tupoksi kami," lanjutnya.

Jadi, skemanya jelas. Kemenpora akan bergerak pada fase pemulihan, bukan tanggap darurat. Untuk saat ini, kata pria yang juga Ketum PSSI itu, yang paling dibutuhkan korban adalah bantuan pokok dan layanan kesehatan. Baru nanti, giliran mereka menghadirkan sedikit keceriaan lewat olahraga.

"Kita berikan kebahagiaan lagi bukan hari ini karena hari ini kita semua harus membantu yang basic," jelas Erick. "Kami sedang sisir dana kami buat tahun depan (2026) untuk bisa bagikan peralatan olahraga di daerah-daerah."

Di sisi lain, Erick memastikan bahwa pemerintah pusat dan daerah sudah bekerja keras menangani tahap awal bencana ini. Upaya itu diharapkan bisa memperlancar proses pemulihan ke depannya.

"Bapak Presiden dan para menteri sekarang luar biasa mereka sudah mendistribusikan bantuan-bantuan mendasar dan kami akan mengikuti selanjutnya," pungkasnya.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar