Honda Uji Coba Mobil Listrik Super One di Jalanan Indonesia, Siap Hadapi Macet dan Banjir

- Selasa, 25 November 2025 | 05:36 WIB
Honda Uji Coba Mobil Listrik Super One di Jalanan Indonesia, Siap Hadapi Macet dan Banjir

Honda Prospect Motor (HPM) mengonfirmasi bahwa mobil listrik Honda Super One sedang menjalani uji jalan di Indonesia. Ini adalah bagian dari program global yang melibatkan beberapa negara, dan Indonesia dipilih sebagai salah satu lokasi utama. Alasannya? Karakter jalan dan pola penggunaan mobil di sini sangat beragam.

Pemilihan Indonesia tentu punya alasan kuat. Honda melihat negeri ini punya kombinasi unik: jalan perkotaan yang super padat, ditambah kualitas jalan antar-kota yang sangat bervariasi. Belum lagi kondisi lingkungan yang kadang tak terduga, seperti hujan deras tiba-tiba atau potensi banjir di beberapa titik.

Semua kondisi itu jadi parameter penting untuk menguji ketangguhan mobil listrik. Mulai dari sistem baterai, motor listrik, hingga performa manajemen suhu. Mobil listrik tak cuma dituntut untuk bisa melaju kencang, tapi juga harus siap menghadapi kenyataan sehari-hari seperti stop-and-go traffic yang bikin gregetan, AC yang nyala sepanjang hari, atau rute pendek yang diulang-ulang.

Sales and Marketing & Aftersales Director PT HPM, Yusak Billy, menjelaskan detailnya.

"Jadi ya mengecek semua, cara berkendara di Indonesia, infrastrukturnya bagaimana, mengecasnya bagaimana, jalannya, kondisi jalanan, macet, banjir dan sebagainya, semua dilakukan pengetesan supaya mengetahui kondisi real," ungkapnya saat ditemui di ICE BSD, Tangerang.

Meski mobilnya sudah terlihat melintas di jalanan, Billy belum mau mengonfirmasi apakah Honda Super One benar-benar akan dijual di Indonesia. Dia menegaskan program ini masih sebatas pengujian global. Keputusan akhir untuk masuk pasar, katanya, akan bergantung pada hasil evaluasi dan strategi elektrifikasi Honda di tiap negara.

Namun begitu, peluang kehadiran Honda Super One atau model EV Honda lainnya di dalam negeri sebenarnya makin terbuka. Penerimaan masyarakat terhadap kendaraan listrik terus meningkat dari tahun ke tahun.

"Karena kan sekarang bertumbuh ya, kemarin 10 persen (komposisi EV terhadap penjualan mobil nasional) ya pasarnya dan ini bisa terus bertumbuh terus ya tergantung infrastruktur dan regulasi yang ada," terangnya.

Secara produk, Honda Super One mengisi segmen A. Di negara asalnya, posisinya diletakkan di atas N-One e:. Yang menarik, model ini dilengkapi fitur mode berkendara Boost yang bisa meningkatkan tenaga motor listrik untuk akselerasi yang lebih cepat dan responsif. Ada juga fitur virtual multi-gear shift control dan active sound control yang memberikan sensasi berkendara seperti mobil konvensional. Jadi, meski listrik, nuansa mengemudinya tetap berasa.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar