Pergeseran Peta Investasi Properti: Kawasan Industri Jadi Primadona Baru
Peta investasi properti di Indonesia sedang mengalami transformasi signifikan. Fokus pembangunan yang selama ini terpusat di kota besar kini mulai bergeser ke kawasan industri di sepanjang koridor timur Jakarta. Konektivitas yang semakin baik melalui jaringan jalan tol menjadi faktor pendorong utama perubahan tren ini.
Pengembang Beralih ke Kawasan Industri
Para pengembang properti kini menunjukkan perhatian besar terhadap potensi kawasan industri. Wilayah seperti Subang, Karawang, dan Bekasi telah menjadi pusat pertumbuhan baru, didorong oleh masuknya investasi asing yang memicu aktivitas ekonomi yang lebih dinamis.
Kawasan yang sebelumnya didominasi oleh pabrik dan gudang kini berkembang menjadi pusat pertumbuhan terpadu yang membutuhkan dukungan perumahan, fasilitas komersial, dan berbagai penunjang kehidupan masyarakat.
Data Pertumbuhan Harga Properti Sekunder
Berdasarkan laporan terkini, harga rumah sekunder di kota-kota sekitar koridor industri menunjukkan tren peningkatan yang konsisten:
- Bekasi: kenaikan 0,9% (bulanan) dan 1,4% (tahunan)
- Bogor: meningkat 1,3% secara bulanan
- Tangerang: tumbuh 0,5% (bulanan) dan 1% (tahunan)
Secara nasional, harga rumah sekunder mengalami pertumbuhan 0,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan ketahanan pasar properti di tengah penurunan suku bunga acuan dan tingkat inflasi yang terkendali.
Artikel Terkait
Herdman Buka Pintu, Tiga Naturalisasi Era Shin Tae-yong Siap Dihidupkan Kembali
Banjir dan Longsor Landa Lima Wilayah di Awal 2026
Bali Pecahkan Rekor: 7 Juta Wisatawan Asing Membanjiri Pulau Dewata di 2025
Pelni Dapat Mandat dan Subsidi Rp2,97 Triliun untuk Layani Daerah 3T